Title: Jigeum
Author: Shin Kyona
Cast: Krystal Jung, Oh
Sehun -SeStal-
Genre: Romance, School
Life, Family, Sad or Happy Ending?
Disclaimer: FF ini
spesial buat Krystal-eonnie 20th (international) and 21st (korea) birthday.
#HappyKrystalDay :)
Chapter 09
Chapter 09
Chanyeol
and friends berjuang keras hari ini. Lawan kali ini sangatlah tangguh. School
of Performing Arts Seoul adalah juara turnamen tahun lalu. Kim Myungsoo adalah
kapten tim basket mereka dan terkenal sangat hebat dalam permainan hebat. Tapi
kali ini Seoul Arts High School sudah tak takut lagi, karena mereka memiliki
Sehun saat ini dan mereka akan berjuang habis-habisan melawan musuh.
Babak
pertama Seoul Arts High School unggul 20-16, hampir setengah dari angka yang
diperoleh adalah hasil kerja keras Sehun, sedangkan angka yang diperoleh lawan
sebagian besar disumbangkan oleh Kim Myungsoo.
PRIITTTTTTTTT………
Babak
kedua dimulai, Chanyeol mulai mendribble bola, lalu mengopernya pada Kai, Kai
mengopernya pada Tao, dan Tao pun mengoper bola tersebut pada Kwangmin.
Kwangmin siap melakukan dunk, tapi ketika ia berlari ke depan, ternyata ia tak
langsung men-shoot bola, dia justru malah melakukan swing, dan bola pun
ditangkat Sehun yang langsung melakukan dunk. Dan bolah berhasil masuk ke ring.
“Aaaaaa…….
Sehun-oppa keren!” teriak para supporter Seoul Arts High School, khususnya
supporter Sehun. Krystal juga melihatnya. Dengan aksi seperti itu, Sehun memang
terlihat sangat keren, terlebih lagi Kwangmin yang melakukan swing dengan
sangat akurat dan terarah juga membuatnya terlihat sangat keren di mata para
supporter, terutama Hayoung.
“Sehun-oppa
keren sekali, Kwangminnie juga” kata Hayoung bangga. Krystal melirik Hayoung
yang sedang berada disebelahnya, tapi ia tak mengatakan apapun sekedar untuk
menanggapi ucapan Hayoung.
Tiba-tiba
saja…
BRUUKKK
PRIITTTTTTTT
Ya.
Sehun dilanggar oleh pemain lawan dengan nomor punggung 96 yang diketahui
bernama ZELO.
Para
supporter yang kaget, sontak langsung melihat kearah tempat kejadian. Sehun
tampak tergeletak sambil memegangi pergelangan tangannya yang sepertinya sedang
terkilir.
Aneh.
Wasit bahkan hanya memberikan pelanggaran ringan pada ZELO. Ini ada yang aneh.
Kenapa wasitnya seolah berlaku tak adil. Hal ini membuat para supporter Seoul
Arts High School berteriak marah dan mendadak heboh.
“Ya!
Kenapa hanya pelanggaran ringan! Menyebalkan sekali!” Youngmin berteriak marah.
“Iya.
Ini sungguh aneh. Kenapa pelanggaran keras seperti itu hanya memberikan dua
kali free throw pada tim kita? Seharusnya pemain nomor pungguh 96 itu sudah
dikeluarkan dari lapangan” Joy menambahi ucapan kekasihnya.
“Aku
curiga. Kenapa wasit seolah memihak tim lawan” sahut Hayoung. Krystal hanya
diam, dia tak peduli apa yang mereka semua katakan. Tapi ia sangat penasaran
dengan keadaan Sehun. Tadi Sehun tampak kesakitan sambil terus memegangi
pergelangan tangannya.
Babak
ketiga sudah terlewati, point sementara 89 untuk Seoul Arts High School dan 93
untuk School of Performing Arts High School. Rupanya keadaan tangan Sehun yang
sepertinya cedera karena insiden tadi membuat tembakannya melenceng
berkali-kali. Jika ini dibiarkan terus menerus, maka Seoul Arts High School
akan kalah dalam pertandingan final ini.
“Sehun-ah.
Tanganmu sakit. Jangan memaksakan diri. Jika kita tak memang hari ini, kau
masih memiliki kesempatan untuk tahun depan” kata Chanyeol dengan wajah sedih
saat mengetahui keadaan Sehun.
“Aniyo
hyung. Kita harus menang hari ini. Aku memang masih bisa tahun depan. Tapi kau
tidak lagi, karena sebentar lagi kau akan lulus. Aku akan berjuang sampai titik
darah penghabisan, dan aku ingin mempersembahkan piala kemenangan itu untukmu
hyung. Aku janji” kata Sehun, ia tak ingin mengecewakan Chanyeol dan yang
lainnya yang sudah berjuang sejauh ini.
“Sehun-ah!
Tapi kau_”
“Percayalah
padaku hyung” kata Sehun meyakinkan.
“Gurae.
Katakan padaku jika kau merasa kesakitan, maka aku akan menopangmu dari
belakang” kata Chanyeol tulus.
“Ne,
hyung. Mari berjuang bersama!”
PRIITTTTT
Babak
keempat dimulai, dan sekaranglah saatnya nasib mereka akan ditentukan. Sebagai
juara atau sebagai pecundang.
Sehun POV
Teman-teman,
aku tak ingin mengecewakan kalian. Walaupun ini sakit sekali, saat aku mencoba
untuk men-shoot bola, men-dribble bola, men-swing bola, passing bola, dan
men-dunk-nya, tapi aku akan melakukannya. Bahkan jika harus mematahkan tanganku
sekaligus, aku akan tetap melakukannya.
End Sehun POV
Pertandingan
hampir mendekati akhir, keunggulan masih miilik School of Performing Arts Seoul
dengan 121-120. Waktu yang tersisa hanya tinggal beberapa detik lagi. Sehun
semakin mendekati ring, dia terus mendribble bola dan siap untuk melakukan
dunk. Ia mati-matian menahan rasa sakit
ditangannya.
‘Tak
peduli dengan rasa sakit ini. Sekaranglah saatnya, karena kita satu, dan akan
menjadi yang nomor satu’
Sehun
melompat tinggi, Myungsoo tampak melompat juga dan mencoba menghalangi usaha
Sehun untuk melakukan dunk, tapi ternyata…
DUNK
Takdir
berkehendak lain. Usaha yang dilakukan Myungsoo sia-sia karena Sehun berhasil
memasukkan bola tersebut kedalam ring.
PRIIITTTTTTT
“Sehun-ah!
Kita menang. Kita menang. Kita benar-benar number one!” Kai langsung menghambur
memeluk Sehun.
Seluruh
supporter Seoul Arts High School langsung bersorak-sorai menyambut kemenangan
tim mereka.
“Sehun-ah!
Kau berhasil. Kita berhasil!” kata Chanyeol sambil yang langsung memeluk Sehun.
Dari
kejauhan tampak Luhan sedang tersenyum tipis setelah mengetahui kemenangan
adiknya. Ia begitu bangga pada Sehun kali ini, karena semasa ia menjadi kapten
tim basket dulu, ia hanya mampu membawa Seoul Arts High School menjadi
runner-up, dan sekarang Sehun membayarnya dengan tuntas.
“Itu
tadi sangat keren. Sungguh! Sehun-hyung! Dia sangat mengagumkan!” Youngmin
berkata dengan sangat bangga.
“Akhirnya,
sekolah kita memenangkannya kali ini!” sahut Joy.
Krystal
tampak tersenyum tipis. Ia ingin sekali menghampiri Sehun yang sudah berada di
pinggir lapangan bersama tim-nya. Ia ingin datang dan sekedar member selamat.
Tapi,
“Sehun-ah!”
teriak Seulgi. Ia langsung berlari kearah Sehun, lalu memeluknya dengan bangga.
“Kau
tadi hebat sekali. Kami semua bangga padamu! Chukkae!” kata Seulgi bersemangat,
lalu ia melepaskan pelukan selamatnya pada Sehun.
Sehun
tersenyum pada Seulgi. “Gomawo ne!” balas Sehun, lalu Seulgi mengangguk tulus.
Ya.
Krystal melihat semuanya, dan ia pun membatalkan niat awalnya yang ingin
memberi ucapan selamat pada Sehun. Ia berbalik dan pergi dari tempat itu.
Skip Time
Krystal
sedang menyendiri di atap sekolah. Ia tak mengerti jika rasanya akan sesakit
ini. Ya. Dia benar-benar bisa gila sekarang, dan hal itu hanya karena seorang
Oh Sehun.
“Dasar
menyebalkan sekali. Dia selalu bilang kalau dia menyukaiku, tetapi malah
bermesraan dengan gadis lain” Krystal meluapkan kemarahannya pada langit yang
juga tengah mengawasinya secara bebas saat ini.
“Siapa
yang bermesraan dengan gadis lain?” sebuah suara muncul di gendang telinga
Krystal, dan ia sudah sangat hafal dengan suara itu.
“Ya.
Oh Sehun. Kenapa kau berada disini?” Krystal menatapnya sangar.
“Wah!
Kau seram sekali. Aku takut!” Sehun menunjukkan ekspresi sok takutnya itu pada
Krystal.
“Dan
kau mendengar semua yang kukatakan tadi?” Krystal tampak was-was. Ia sangat
khawatir jika Sehun mendengarnya, pasti Sehun akan mengejeknya habis-habisan,
dan ia akan sangat malu karena ketahuan menyukai seorang Oh Sehun.
“Hahaha…
Tentu saja aku mendengarnya” kata Sehun santai.
“Dasar
tidak sopan. Tukang menguping. Menyebalkan. Aku membencimu!” wajah Krystal memerah
entah karena marah atau malu.
“Mwo?
Kau membenciku? Bukan itu yang sesungguhnya. Kau menyukaiku, arraseo!” Sehun
serasa diatas angin sekarang.
“Menyebalkan
sekali, aku sama sekali tak menyukaimu” balas Krystal sambil membuang muka, ia
sungguh malu atas hal ini.
“Oh,
kau tidak menyukaiku, tapi kau mencintaiku bukan?”
“Ya.
Oh Sehun kau menyebalkan sekali” bentak Krystal yang sudah sangat malu. Ia tak
tahu wajahnya harus ia taruh dimana. Ia
bersiap pergi meninggalkan Sehun. Tapi ketika ia melangkah, Sehun menahan
tangannya lalu menariknya kepelukan Sehun.
“Ya.
Menyebalkan. Lepaskan aku!” Krystal memukuli dada bidang Sehun dan terus
berontak.
“Aku
sudah tahu perasaanmu sejak awal. Hanya saja kau terus menyangkalnya dan malu
untuk mengakuinya. Sudah kubilang bukan, aku menyukaimu, dan kau pun juga
begitu” Sehun tak berniat melepaskan Krystal.
“Terus
saja kau katakan seperti itu. Kau bilang menyukaiku, tapi kenyataannya kau
malah bermain dengan gadis lain. Menyebalkan sekali. Dasar PLAYBOY cap KUCING.
Kau pikir kau tampan!” bentak Krystal yang masih berada dalam dekapan Sehun.
Sehun
yang mendengar banyak fitnah dari Krystal, langsung melepaskan pelukannya.
“Mwo? PLAYBOY? Cap KUCING? Bermain dengan gadis lain? Apa maksudmu? Aku
bersamamu setiap hari” Sehun tak mengerti dengan semua tuduhan yang diberikan
Krystal padanya.
“Dasar
menyebalkan. Bahkan kau masih pura-pura tak mengerti. Kau dan Kang Seulgi
terlihat sangat akrab, dan aku berkali-kali memergoki kalian berduaan!” Krystal
yang tak mampu menahan rasa marah, akhirnya berhasil mengungkapkan semua yang
ada dipikirannya selama ini.
“Pftttthh_”
Sehun tampak menahan tawanya. “Hahaha…” dan akhirnya pertahanan dirinya untuk
tidak tertawa telah gagal. Ia bahkan tertawa lepas karena ucapan Krystal.
“Kenapa
kau tertawa?” tanya Krystal heran.
“Jadi
kau cemburu dengan Seugi?” Sehun masih menampakkan wajah sumringahnya. Krystal
tak menanggapi ucapan Sehun. Ia sangat malu karena ketahuan cemburu pada Oh
Sehun.
“Aigoo.
Neomu kyeopta. Kau cemburu pada Seulgi? Bagaimana bisa? Kau harus tahu, kalau
Kang Seulgi itu temanku sejak kami masih balita. Apa kedekatanku dengan Seulgi
tidak wajar. Hahaha…”
Krystal
sangat terkejut. Ia merasa dipermainkan. Kenapa bisa ia tertipu dengan Oh Sehun
sampai seperti itu. Bahkan ia cemburu pada seorang Kang Seulgi yang
notabene-nya adalah teman Sehun sejak balita seperti yang telah Sehun katakan
tadi.
“Tanggal
berapa ini? Aku harus mencatatnya. Hari ini sungguh hari yang bersejarah. Hari
dimana seorang Oh Sehun dan Jung Soojung resmi menjadi sepasang kekasih” Sehun
bahagia sekali rupanya. Krystal hanya mempout bibirnya tanda sebal.
“Siapa
pula yang mau jadi kekasihmu. Dasar menyebalkan!”
“Oh,
rupanya kau langsung ingin jadi istriku? Baiklah! Ayo kita menikah!” seru Sehun
senang saat melihat ekspresi lucu bercampur kesal milik Krystal-nya.
“Dasar
menyebalkan. Sehun pabo!” Krystal berbalik badan lalu mulai berjalan menjauhi
Sehun, lihatlah! Tapi ia diam-diam sedang tersenyum bahagia. Sungguh. Krystal
memang sedang bahagia hari ini, dan ia akan mencatat tanggalnya. (24/12/2014)
“Ya.
Soojung-ah tunggu aku! Ya. Aish! Dasar perempuan!”
***
