Cari Blog Ini

Jumat, 24 Oktober 2014

Don't Go XiaoLu-ge (Oneshoot)

Author     : Shin Kyona
Cast       : EXO, speciality SeLu
Genre      : Brothership, Sad, Friendship, Maybe Happy Ending/Sad Ending.
Disclaimer : FF ini aku buat untuk menanggapi kabar Lulu-oppa yang hengkang dari EXO dan SM Ent. Dengan FF ini, aku ingin ngungkapin rasa kehilangan akan dirimu Lulu-oppa. Don’t Go!!! Stay here with the other members. JEBALLL...

DON’T GO XIAOLU-GE
            Hari ini EXO akan mengadakan konser EXO From EXO Planet #1 ‘The Lost Planet’ di Thailand. Setelah kemarin mengadakan konser di Indonesia, Sehun ternyata cedera pada jempol kaki, sehingga mengharuskan dia tak bisa tampil maksimal. Selain itu, Luhan EXO-M dikabarkan telah mengalami gangguan tidur yang parah dan kepala pusing, sehingga mengharuskan dia untuk istirahat dan tidak bisa tampil di konser EXO Thailand hari ini.
            Sekarang EXO dengan format 11 member tanpa Kris, karena beberapa waktu lalu, leader dari EXO-M itu telah memutuskan untuk hengkang dari agensi dan grup yang telah membesarkan namanya. Member lain merasa terkhianati karena Kris bertingkah sesuka hatinya tanpa memikirkan perasaan yang lain. Mereka menganggap bahwa Kris sungguh tidak bertanggung jawab. Tapi dibalik semua itu, sebenarnya mereka sangat menginginkan Kris untuk kembali bersama mereka untuk melengkapi formasi EXO menjadi 12 lagi seperti dulu. Mereka sangat terpukul setelah kepergian Kris dari grup, seperti anak yang kehilangan ayahnya. Bagi mereka, tanpa satu orang pun semuanya akan terasa kurang. Bahkan sekarang Luhan juga tak ikut konser, mereka sangat khawatir dengan insomnia parah yang sedang menimpa Luhan. Luhan sangat bekerja keras selama ini, dan mungkin dia masih terpukul perihal kepergian Kris, karena sekarang EXO-M tak memiliki leader lagi. Berhubung ia termasuk member tua di EXO, mau tidak mau atau secara otomatis ia pasti selalu memikirkan hal ini.
EXO in Backstage
            “Sebenarnya apa yang sudah terjadi pada Luhan-hyung? Kulihat kemarin dia baik-baik saja?” tanya Chen yang sungguh tak mengerti.
            “Kata manager hyung, Xiao Lu sedang mengalami insomnia parah” balas Xiumin, dan Sehun kelihatan tidak suka. Pasalnya sekarang Luhan lebih sering bersama Xiumin daripada bersama dengannya. Mungkin karena Luhan lebih sering beraktivitas bersama  Xiumin di China sehingga membuat mereka menjadi lebih dekat.
            “Aku sungguh tak ingin hal yang buruk terjadi pada Luhan-hyung. Aku berdoa supaya Luhan-hyung cepat sembuh” kata Kai tulus.
            “Lu-ge pernah mengatakan padaku kalau akhir-akhir ini dia sering pusing, apalagi ditambah dengan jadwal kegiatan yang sangat padat” tambah Tao.
            “Lebih baik kita berdoa untuk kesembuhan Luhan-hyung” kata Suho menengahi, dan member yang lain hanya mengangguk, kecuali Sehun. Sedari tadi sang maknae hanya terdiam membisu, entah apa yang sedang ada dipikirannya sekarang.
            “Sehun-ah, kenapa kau diam saja?” tanya Chanyeol.
            “Aniya” balas Sehun singkat.
            “Kau sedang memikirkan Luhan-hyung?” tanya Baekhyun.
            “Aniya” Chanyeol sungguh tak percaya dengan jawaban Sehun, pasalnya selama ini couple SeLu (sebutan Chanyeol untuk HunHan) adalah yang paling sweet dan saling peduli satu sama lain, tapi pada kenyataannya, sekarang SeLu jadi sedikit menjauh. Ada apakah sebenarnya?
            “Kau tak pandai berbohong” balas Chanyeol.
            “Terserah apa katamu, hyung” balas Sehun. Ya, dia memang selau gagal jika berbohong. Harus ia akui kalau saat ini ia sedang memikirkan Luhan-hyung-nya, tapi ia sungguh tak ingin membahasnya sekarang, apalagi di depan para member, terlebih Xiumin.
            “Kajja, kajja! Kita akan on stage dua menit lagi!” kata Suho menyuruh member lainnya bersiap-siap.
            Mereka menyanyikan lagu Growl serta Overdose, dan disambung dengan lagu penutup, yaitu Peterpan. Akhirnya konser EXO From EXO Planet #1 ‘The Lost Planet’ in Thailand malam ini selesai juga. Sudah saatnya mereka kembali ke hotel untuk beristirahat, karena besok pagi-pagi sekali, mereka akan kembali ke Seoul. 
            Sehun satu kamar dengan Tao dan Kai di hotel. Kai dan Tao yang melihat perubahan sikap Sehun menjadi sedikit khawatir pada maknae mereka.
            “Sehun-ah. Katakan padaku apa yang terjadi?” tanya Kai sambil duduk disamping Sehun yang terdiam di sofa.
            “Tidak ada, aku hanya sedikit kelelahan, Kai” balas Sehun datar.
            “Aish! Ya! Panggil aku hyung!”
            “Aniya!”
            “Aish jinjja! Kenapa tidak, kau saja memanggil Tao-ge, hyung!”
            “Karena aku lebih tua dari Sehunnie” sahut Tao yang sedang tiduran di sofa.
            “Aku juga lebih tua dari uri Sehun” balas Kai tak mau kalah.
            “Kita sama-sama 94L” kata Sehun tak mau kalah juga.
            “Tetap saja aku tiga bulan lebih tua darimu!”
            “Hanya tiga bulan. Teman sekelasku saja dulu satu tahun lebih tua dariku, tapi dia tak masalah saat aku tak memanggilnya hyung, lalu kenapa kau harus protes” kata Sehun santai.
            “Ya! Jinjja! Aish!” Kai sudah tak bisa berkata-kata lagi. Dia memang selalu kalah kalau sudah beradu argument dengan Sehun.
            “Ya! Kau belum mengatakan masalahmu. Ayo katakan padaku!” tuntut Kai.
            “Bukankah sudah kukatakan. Aku baik-baik saja” balas Sehun bosan.
            “Ayolah! Kau sungguh tak pandai berbohong!” kata Kai lagi. Sehun terdiam. Ya, benar. Ia memang tak bisa berbohong walaupun ia sudah mencobanya, tapi selalu gagal.
            “Apa ini ada hubungannya dengan Lu-ge?” sahut Tao tiba-tiba. Ia ikut duduk di sebelah kiri Sehun, sementara Kai berada di sebelah kanan Sehun. Sehun masih terdiam ketika mendengar nama itu. Rasanya sangat menyesakkan. Ia begitu merindukan kebersamaan itu. Bersama hyung tercintanya. XI LUHAN.
            “Apa kau tak merindukan Kris-hyung?” tanya Sehun pada Tao. Mendadak wajah Tao berubah menjadi muram.
            “Dia telah mengkhianati kita. Untuk apa aku merindukannya” bohong. Tao sedang berbohong. Mana mungkin ia tak merindukan Kris. Bagi Tao, Kris adalah segalanya. Kai sedih melihat ekspresi kebohongan Tao yang sangat dipaksakan.
            “Katakan yang sebenarnya hyung. Kau sangat merindukan Kris-hyung!” tuntut Kai. Tao diam membisu. Kepalanya menunduk, tiba-tiba saja ia memeluk Sehun yang berada di sebelahnya. Kai juga memeluk Sehun dan Tao, jadi mereka saling berpelukan satu sama lain. Tao menangis. Ya. Dia benar-benar menangis. Dia menangisi Kris.
            “Bahkan aku menangisi-nya setiap malam. Aku selalu memikirkannya. Tapi apa dia juga memikirkanku. Bahkan dia tega meninggalkan kita” kata Tao sejadi-jadinya. Kai juga ikut menangis bersama Tao. Sekarang hanya tinggal Sehun yang masih bertahan untuk tidak menangis.
            “Pasti Kris-hyung memiliki alasan, sehingga dia harus meninggalkan kita. Bagaimana-pun, seperti apapun, dan sebenci apapun Kris-hyung padaku. Aku akan selalu menyimpannya dihati-ku. Dan dia akan menjadi yang terindah untuk dikenang. Semua kebersaman kita dulu adalah kenangan terindah yang pernah aku dapatkan. Saat EXO 12 adalah keadaan yang paling baik bagiku” kata Kai sambil terus mengeluarkan air mata.
            “Aku juga merindukannya. Kris-hyung. Bahkan dia menjaga-ku seperti seorang ayah” kata Sehun yang akhirnya tidak kuat juga untuk menahan air matanya.
            “Dan juga Luhan-hyung. Aku sangat merindukannya” tambah Sehun.
            “Bukankah Luhan-hyung selalu bersama kita. Bahkan baru sehari kita tak bertemu dengannya, tapi kau sudah merindukannya. Kau itu terlalu berlebihan Sehunnie” kata Tao sambil menghapus air matanya.
            “Dia memang dekat, tapi terasa sangat jauh. Luhan-hyung. Dia berbeda” Kai dan Tao mencoba mencerna ucapan Sehun yang sedikit sulit dimengerti.
Skip Time (10/10/14)
            Hari ini EXO-L diseluruh dunia digegerkan dengan kabar yang sangat mengejutkan.
            ‘Luhan mendaftarkan gugatan-nya untuk SM Entertainment pagi ini 09.00 KST’
          List berita tersebut bahkan langsung menjadi trending topic di dunia TWITTER, bahkan menempati urutan pertama di mesin pencarian tercanggih di dunia, yaitu GOOGLE.
            Kabar ini sungguh mengejutkan banyak pihak, bahkan agensi mereka sekalipun, SM Entertainment. Pada Mei lalu SM Ent telah kehilangan satu artisnya, yaitu Kris Wu Yi Fan yang juga merupakan member dari EXO, sekaligus leader dari sub unit EXO-M.
            Pada hari ini SM Ent mendapatkan gugatan yang sama dengan motif yang sama dari member EXO lainnya, yaitu Xi Luhan. Pihak SM Ent merasa sangat janggal dengan hal ini. Bahkan mereka berpikir kalau Kris dan Luhan sengaja membatalkan kontrak untuk mengejar karir pribadi  mereka sebagai seorang actor di China. SM Ent menilai kalau tindakan itu sangat diluar dugaan. Mereka merasa bahwa Luhan dan Kris tak tahu terima kasih, dan mereka telah sengaja meninggalkan grup dan agensi yang telah membesarkan namanya dan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi.
            Diketahui bahwa Luhan menyewa pengacara yang sama dengan Kris dan Hangeng, sehingga SM Ent sangat curiga kalau adapihak ketiga yang ingin menghancurkan hubungan baik SM Ent dengan para artis didikannya.
EXO Dorm
            Sehun menjatuhkan ponselnya, dia duduk merosot bersandar pada tembok. Disampingnya terdapat Kai yang juga menatap ponsel Sehun tak percaya.
            ‘EXO Luhan menggugat SM Entertaiment pagi ini dan berniat membatalkan kontraknya’
          ‘Xi Luhan memutuskan hengkang dari EXO, grup yang telah membesarkan namanya’
          ‘Saham SM Ent terjun bebas setelah 5 menit Luhan melayangkan gugatannya’
          Kira-kira seperti itulah isi berita yang sempat Kai baca dari ponsel Sehun. Lalu ia langsung memeluk Sehun erat, tak kuasa membendung air matanya. Entah apa yang sedang Sehun pikirkan. Bahkan dia hanya bisa terdiam mematung dan melihat dengan tatapan kosong ke sekelilingnya. Sungguh ini bagaikan mimpi.
            “Hyung! ini mimpi kan? Katakana padaku kalau ini hanya mimpi!” Sehun berkata pada Kai. Bahkan ia memanggil ‘Kai’ dengan sebutan ‘hyung’ yang selama ini tak pernah ia lakukan.
            “Sehunnie. Ini sungguh bukan mimpi. Luhan-hyung benar-benar pergi meninggalkan kita” balas Kai sambil terus memeluk Sehun, berharap adiknya akan segera sadar dan dikuatkan hatinya.
            “Shirreo. Ini mimpi. Luhan-hyung tidak mungkin meninggalkanku. Luhan-hyung tak mungkin meninggalkan kita!” Sehun mulai berteriak tak terkendali seperti orang gila. Tiba-tiba saja Chanyeol dan Baekhyun keluar dari kamar mereka dengan air mata yang entah sejak kapan telah memaksa keluar dari pelupuk mata mereka. Mereka langsung ke ruang tengah dan bergegas memeluk Kai dan Sehun.
            “Chanyeol-hyung. kenapa kau menangis. Ayolah! Ini hanya mimpi. Hahaha…!” Sehun tertawa. Ia berusaha menyangkal dan sekarang ia sungguh seperti orang gila.
            “Sehun-ah! Tenangkan dirimu. Ini bukan mimpi, dank au tak boleh seperti itu!” Chanyeol prihatin melihat keadaan adiknya yang seperti itu. Bahkan Baekhyun tak henti-hentinya menangis sambil berpelukan dengan Kai.
            Member lain pun akhirnya keluar dari kamar mereka, lalu mereka langsung bergabung dengan Sehun, Kai, Baekhyun, dan Chanyeol. Mereka semua telah berurai air mata.
            “Hyungdeul! Katakana kalau semua ini bohong! Aku akan menelfon Luhan-hyung. Ayolah! Ini semua bohong!” Sehun meraih ponselnya. Ia segera menghubungi Luhan, tapi…
            TUT
            TUT
            TUT
            Ya. Yang diseberang sana memutuskan untuk tidak mengangkat telepon tersebut.
            “Sehun-ah! Kita harus kuat. Kita harus bisa menerima kenyataan kalau Luhan-hyung sudah tak bersama kita lagi” kata Suho sambil memeluk anaknya tersebut.
            “Tapi kenapa? Kenapa Luhan-hyung tega melakukan semua ini pada kita? Apa Luhan-hyung sudah lupa dengan janji-nya selama ini. Janji EXO untuk selalu bersama dan hal seperti Mei lalu tak akan terulang lagi. Tapi kenapa justru dia-lah yang mengingkari janji-nya sendiri. Mana tanggung jawabnya sebagai member yang tua! Kenapa dia tidak bisa dicontoh!” Sehun sangat marah sekarang.
            “Sehun-ah! Aku sangat benci dengan hal seperti ini. Sungguh. Tapi percayalah, dia pasti memiliki alasan yang sangat kuat segingga harus melakukan hal ini” Xiumin mencoba menenangkan maknaenya tersebut.
            “Hiks… Hiks… Hiks…!” Member lain tak henti-hentinya menangis. Mereka tak menyangka kalau hal semacam ini akan terjadi lagi.
            “Aku benci Luhan-hyung! Aku benci pernah mengenalnya! Aku benci karena aku tak bisa jika tidak bergantung padanya! Aku benci takdirku! Aku ingin Luhan-hyung kembali!” Sehun sangat tak terkendali.
            BRAKKK
            Dia masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu dengan sangat kasar.
            “Sehun-ah!” Kyungsoo mencoba menyusul Sehun ke kamarnya, tapi tangannya ditahan oleh Suho.
            “Sehun sedang membutuhkan waktu untuk sendiri sekarang!” kata Suho bijak. Lalu Kyungsoo hanya mengangguk.
Luhan Time
          Setelah melayangkan gugatannya. Luhan langsung kembali ke China, tepatnya di kampong halamannya Beijing. Ia sedang beristirahat di rumah sekarang.
            “Sehunnie. Bogoshipo! Uri EXO member, nado bogoshipo! Mianhandayo! Aku telah mengecewakan kalian. Sungguh di lubuk hatiku yang paling dalam, aku tak pernah berpikir kalau hal ini akan terjadi. Aku sungguh tak ingin berpisah dengan kalian. Karena itu merupakan hal terburuk dalam hidupku. Tapi jika aku memaksakan diriku, maka akulah yang perlahan-lahan akan mati mengenaskan” Luhan menatap langit Beijing dari jendela kamarnya. Ia sungguh merindukan member lain. Tapi takdir telah mengubah segalanya. Dan inilah takdirnya, sebagai Xi Lu Han, bukan sebagai EXO Luhan atau EXO-M Luhan. Itu semua hanyalah kenangan yang tak boleh dilupakan, melainkan harus disimpan dan dikubur di dalam palung hati yang terdalam agar tak ada yang bisa mencoba membuangnya atau bahkan menggantikannya.
Skip Time
Sehun POV
            Luhan-hyung. Bogoshipo. Hyung, aku sangat merindukanmu, kenapa kau tega sekali meninggalkanku. Lalu sekarang kepada siapa aku menggantungkan diri. Apa hyung suka melihatku tak terurus dan tak terawat. Seperti seekor ayam yang kehilangan induknya. Hyung, aku mencintaimu melebihi apapun. Seperti apapun keadaannya. Walau sekarang kau sudah tak bersamaku lagi, tapi kau tetap akan menjadi hyung yang nomor satu dihatiku.
END Sehun POV
            “Sehun-ah! Lihat ini, kuharap kau tak pernah bersedih lagi!” Chanyeol datang menemui Sehun sambil menunjukkan ponselnya.
            Xi Luhan Weibo Update
          1 minute ago
            ‘Aku pulang’
          ‘Aku hanya ingin tahu, kalau aku sangat mencintai kalian semua’
          ‘Mianhae’
            Sehun tersenyum tipis setelah membaca weibo Luhan yang baru update satu menit yang lalu.
            “Sekarang kau tahu kan. Luhan-hyung akan selalu di hati kita selamanya walau kita tak lagi bersama-sama lagi” kata Chanyeol sambil mengelus kepala Sehun dengan penuh kasih sayang.
            “Ne, hyung! Aku tahu itu”
            ‘Luhan-hyung. Jika suatu hari nanti waktu sudi untuk mempertemukan kita lagi. Pada saat itulah aku akan mengatakan padamu kalau adikmu yang manja dan cengeng ini sudah menjadi namja yang kuat dan dewasa serta sangat bisa diandalkan, bahkan melebihi dirimu. Hyung! suatu hari nanti kau akan bangga padaku. Aku akan merindukanmu mulai saat ini. Saranghae Xiao Lu-ge’
END

3 komentar:

  1. Luhan!!!!! Kris!!!! We all miss you !!!!!!:-(

    BalasHapus
  2. author... kenapa bikin ff mcam ni?? wae??wae?wae?
    kau membuat diriku menanggis+mewk+crying+guling" #dramatis...
    ff ini... sangat.... DDDDAAAAEEEEBBBBAAAAAKKK

    BalasHapus
  3. Nyesel bacanya !! Kalau tahu bakal nyesek jadinya.
    BTW author pinter banget bikinnya.ya walau udah lama tapi aku menyukainya.
    ingat masa-masa waktu itu,Makasih telah mengingatkanku thor
    .
    Daebak lah dirimu

    BalasHapus