Title: Jigeum
Author: Shin Kyona
Cast: Krystal Jung, Oh
Sehun -SeStal-
Genre: Romance, School
Life, Family, Sad or Happy Ending?
Disclaimer: FF ini
spesial buat Krystal-eonnie 20th (international) and 21st (korea) birthday.
#HappyKrystalDay :)
Chapter 01
Pagi
yang dingin ditengah musim dingin seperti sekarang ini membuat sang gadis si
empunya selimut tebal itu semakin malas hanya untuk sekedar membuka matanya
barang sebentar saja.
Ya.
Jung Soojung a.k.a Krystal sedang bergumul dengan selimut hangatnya hingga
membuatnya seakan lupa dengan kegiatan hari ini.
“Yak!
Soojung-ah! Cepat bangun!” teriak oppa-nya, Jung Chanyeol.
“Aish!”
hanya itulah respon yang diberikan Krystal setelah apa yang sudah oppa-nya
lakukan, tetapi matanya masih tetap terpejam tanpa menghiraukan sedikitpun
ucapan Chanyeol.
“Yak!
Kenapa kau masih belum bangun!” Chanyeol semakin geram melihat kelakuan
yeodongsaeng kesayangannya itu.
“Yak!
Kalau kau tidak bangun sekarang juga, aku akan memanggil Sooyeon-noona untuk
membangunkanmu! 1… 2… 3… Noon_”
“Yak!
Andwe! Arraseo! Aku akan bangun sekarang! Aish!” Krystal bergegas menuju kamar
mandi dengan wajah sebalnya. Bisa gawat kalau Chanyeol benar-benar memanggil
eonni-nya, karena Krystal tidak bisa membayangkan wajah sangar eonni-nya yang
akan siap memakannya kapan saja.
Chanyeol
hanya bisa terkikik geli melihat wajah adiknya yang sudah ditekuk tak berbentuk
seperti itu.
“Jangan
terlalu lama. Nanti kita bisa terlambat!”
“Aish!
Menyebalkan sekali!”
Krystal
dan Chanyeol bersekolah ditempat yang sama, yaitu Seoul Arts High School.
Krystal berada di tingkat kedua, sedangkan Chanyeol berada ditingkat ketiga,
sedangkan Sooyeon a.k.a Jessica sedang menjalani kuliahnya di Kyunghee
University.
Banyak
siswi disekolah Krystal yang iri padanya. Itu karena ia memiliki oppa yang amat
sangat tampan seperti Chanyeol. Tak sedikit pula teman Krystal yang sering
menitipkan surat cinta mereka pada Krystal agar disampaikan kepada Chanyeol.
Kadang Krystal merasa risih karena tingkah teman-temannya yang terlalu
berlebihan. Apalagi temannya yang bernama Sulli, bahkan setiap hari dia akan
titip salam untuk oppa-nya itu.
Skip Time
“Aaa…
Soojung-ah. Senangnya bisa sekelas lagi denganmu” kata Sulli saat ia
menghampiri Krystal yang baru saja tiba di kelas barunya.
“Aa,
jinjja?”
“Ne”
balas Sulli senang.
“Syukurlah
kalau begitu. Jadi aku tak perlu merasa canggung dengan teman-teman baru yang
ada di kelas ini nanti” balas Krystal.
“Ah,
ne! Bagaimana dengan Chanyeol-oppa? Kau tahu dia masuk di kelas apa?” tanya
Sulli antusias.
‘Ah!
Sudah kuduga! Dia pasti akan bertanya tentang itu. Kalau bukan Sulli, aku tak
akan menjawabnya. Pasalnya dia adalah satu-satunya sahabat yang aku miliki
selama ini, selain itu dia juga sangat cantik, putih, dan tinggi. Benar-benar
cocok dengan Chanyeol-oppa kupikir. Jadi apa salahnya kalau aku membantu mereka
untuk saling mengenal?’
“Ah!
Oppa dikelas 3-2”
“Whoa!
Kalau begitu aku akan sering lewat kelas 3-2 agar bisa bertemu dengan oppa-mu”
“Ne.
Arraseo!” Krystal hanya menghela nafas bosan.
Skip Time
“Annyeong
haseyo. Park-seonsaengnim imnida. Kelas 2-2. Aku adalah wali kelas kalian.
Mulai sekarang, jalinlah kerjasama yang baik antar teman, belajar dengan
sungguh-sungguh, dan jangan suka membuat keributan. Arraseo!”
“Arraseo!”
“Baiklah!
Aku ingin mengabsen kalian! Ahn Daniel”
“Yes,
Sir!”
“Bae
Sooji!”
“Ne!”
“Choi
Sulli!”
“Ne!”
“Do
Kyungsoo!”
“Naneun-seonsaengnim!”
“Gong
Chanshik!”
“Nae!”
“Jo
Kwangmin!”
“Nae!”
“Jo
Youngmin!”
“Nae!”
“Jung
Eunji!”
“Ne!”
“Kang
Seulgi!”
“Ne!”
“Kim
Jongin!”
“Ne
seonsaengnim!”
“Kim
Namjoo”
“Ne!”
“Krystal
Jung!”
“Here!”
*Jo Twins + Minwoo: Eh! Judul lagu kita tuh!*
“Lee
Taemin!”
“Ne!”
“No
Minwoo!”
“Ne!”
“Oh
Hayoung!”
“Nae!”
“Oh
Sehun!”
“Ye!”
“Park
Sooyoung!”
“Ne!”
“Son
Naeun!”
“Nae!”
“Wendy
Son!”
“Me!”
“Yoon
Bomi”
“Nae!”
“Baiklah
semuanya sudah ter-absen. Sekarang saya akan langsung menentukan pengurus
kelas-nya. Yang sudah saya tunjuk tidak boleh menolak sedikitpun. Arraseo!”
“Arraseo!”
“Ketuanya
Oh Sehun. Wakil Ketua Oh Hayoung. Sekretaris Krystal Jung dan Choi Sulli.
Bendahara Kang Seulgi dan Wendy Son. Pembantu umum Jo Kwangmin, Jo Youngmin,
dan No Minwoo. Arrachi!”
“Ne!”
jawab seluruh murid dengan kompak.
Skip Time
Krystal
dan Sulli sedang berada di kantin saat ini. Mereka menikmati istirahat makan
siang sambil bercerita tentang teman-teman baru mereka.
“Krys,
bagaimana menurutmu. Apa kau tertarik dengan salah satu dari mereka?” tanya
Sulli antusias. Ah! Dia memang selalu seperti itu.
“Aaa,
tidak juga. Tidak ada yang menarik!”
“Aish!
Kau ini. Padahal menurutku mereka lumayan loh. Kau tahu ketua kelas, Oh Sehun,
kudengar dia punya banyak fans. Aaa, kupikir dia cukup tampan_” belum selesai
dengan ucapannya, Krystal sudah mendelik kearah Sulli.
“Hehehe,
tapi Chanyeol-oppa masih jauh lebih tampan darinya” Sulli nyengir dengan wajah
tanpa dosa.
“Lalu,
apa kau tak tertarik padanya?”
“Aniya,
tidak sama sekali!” Krystal masih keras
kepala rupanya.
“Lalu
bagaimana dengan namja seksi yang bangkunya dibelakang kita. Itu Kim Jongin
a.k.a Kai?”
“Menurutku
dia lumayan seksi, tapi bibirnya terlalu seksi. Iuuuhh!” Krystal nyengir jijik.
“Bukankah
Ahn Daniel lebih parah?”
“Niel
yang paling parah memang, dan tidak seksi sama sekali”
“Lalu
bagaimana dengan si kembar?”
“Si
kembar terlalu polos, apalagi Jo Kwangmin. Bahkan dia sangat-sangat polos”
“Kau
tahu, wakil ketua yang bernama Oh Hayoung? Bagaimana pendapatmu tentang dia?”
“Dia
cukup manis, dan sepertinya merupakan gadis yang baik. Mungkin bisa dijadikan
teman”
“Tepat
sekali. Aku setuju denganmu. Aku agak kurang suka dengan Kang Seulgi dan Son
Naeun. Wajahnya galak sekali, belum apa-apa, aku sudah dipelototi. Sungguh
menyebalkan”
“Jinjja!”
“Ne!”
“Aish!
Dia belum tahu siapa kita rupanya! Tenang saja Sull. Tidak akan semudah itu
mereka menggeser posisi kita”
“Arraseo!”
Skip Time
Di
perpustakaan. Sehun tampak kesusahan membawa buku-buku diktat yang akan
dibagikan pada teman-teman sekelasnya. Saat-saat seperti inilah tugasnya
sebagai ketua kelas sedang dipertanggungjawabkan.
Dari
kejauhan ia melihat sesosok gadis yang sepertinya mau untuk membantunya.
“Ya.
Kau! Krystal Jung!”
Merasa
ada yang memanggil, Krystal akhirnya menoleh kearah sumber suara.
“Wae?”
balas Krystal sarkastis.
“Bisakah
kau membantuku membawa buku-buku ini”
“Aish!
Jinjja!” dengan sangat-sangat tidak ikhlas, akhirnya Krystal mau membantu Sehun
membawa buku-buku tersebut.
Brukkk
Krystal
menaruh buku-buku itu dengan kasar tepat diatas meja guru, lalu ia kembali ke
tempat duduknya.
“Gomawo
ne!” Sehun mengucapkan terima kasih kepada Krystal yang telah bersedia
membantunya walau tidak ikhlas.
“Aish!”
Krystal hanya mendesis dengan tampang cemberutnya. Sehun pun hanya bisa menghela
nafas.
‘Biarpun
seperti itu, tetap saja cantik’ Sehun tersenyum dalam hati.
Skip Time
“Ya
oppa, kau tega sekali. Masa kau menyuruhku pulang naik bus. Aish! Jinjja!”
“Ini
sangat terpaksa Soojungie. Oppa ada rapat mendadak dengan anggota tim basket
yang lain, dan hari ini ada latihan mendadak juga karena pertandingan antar
sekolah diajukan seminggu lebih awal dari jadwal sebelumnya. Kau tahu kan kalau
oppa-mu ini adalah kapten tim basket, apa kata anggota yang lain kalau
kaptennya tidak menghadiri rapat” Chanyeol mencoba menjelaskan pada Krystal
agar adik kesayangannya itu mau mengerti, walaupun kenyataannya Krystal masih
tetap memasang tampang kusut.
“Aish!
Okay! Aku akan pulang sendiri!” tanpa mendengarkan Chanyeol yang masih megoceh,
Krystal langsung menaiki bus yang ternyata sudah berhenti didepannya.
“Jinjja!”
Skip Time
Ting
Tong
“Krys,
tolong bukakan pintunya. Eonnie masih sibuk” teriak Jessica dari dapur.
“Ne”
balas Krystal malas-malasan. Ia tahu pasti itu Chanyeol. Ia sudah menyiapkan
konsep untuk marah pada oppa-nya tersebut.
Cklek
“Ya!
Siapa yang menyuruhmu pulang!” Krystal langsung menyemprot Chanyeol
habis-habisan sehingga membuat Chanyeol reflek untuk menutup telinganya.
“Kau
kasar sekali. Sangat tidak sopan pada oppa sendiri. Ijinkan aku masuk, Sehun
akan menginap disini malam ini” Krystal melirik orang yang tengah berdiri di
belakang Chanyeol, dan benar bahwa orang itu adalah Oh Sehun, teman sekelasnya.
Chanyeol
langsung menerobos masuk setelah Krystal kembali menonton TV diruang tengahnya.
Chanyeol dan Sehun pun menghampirinya.
“Soojungie.
Kau masih marah padaku?”
“Menurutmu?”
“Ya.
Jebal. Jangan marah ne!”
“Shirreo!”
“Jebalyo”
“Shirreo!
Shirreo! Shirreo!” Krystal berteriak hingga Jessica mendengarnya.
“Kalian
ini apa-apaan” Jessica datang dan mencoba menengahi.
“Dia
tak mau memaafkanku noona”
“Ah,
Yeolie. Kenapa kau pulang terlambat dan membiarkan Krystal naik bus?”
“Kupikir
dia sudah menceritakannya padamu noona. Jadi begini, tadi ada rapat dan latihan
dadakan tim basket. Dan aku menyuruhnya pulang terlebih dahulu naik bus. Lalu
dia marah padaku”
“Aa,
begitu rupanya. Soojungie, kau tak boleh seperti itu. Kau kan sudah besar,
jangan terlalu bergantung pada oppa-mu” Jessica menasehati adiknya itu.
“Aish!
Eonnie pasti membelanya. Kalian sama saja!” Krystal pergi lalu naik ke lantai
dua, menuju kamarnya.
“Jinjja!”
“Hyung,
kau mengabaikanku sedari tadi”
“Oh.
Mianhae Sehun-ah” Chanyeol benar-benar lupa dengan keberadaan Sehun
disampingnya. Itu karena perdebatannnya dengan Krystal tak kunjung selesai.
“Noona,
dia Oh Sehun, temanku. Malam ini ijinkan dia menginap disini, kami akan
membahas tentang tim basket kami”
“Oh
Sehun imnida” Sehun memperkenalkan dirinya pada Jessica.
“Oh.
Tentu saja. Kau tak perlu sungkan Sehun-ah. Anggap saja rumah sendiri ne”
“Khamsahamnida!”
“Gurae.
Sehun-ah, kau tidur dikamarku nanti ya. Ayo ke ruanganku!” ajak Chanyeol dan
Sehun hanya menurut.
Chanyeol Room
“Dia
adikmu hyung?” tanya Sehun ambigu.
“Maksudmu
gadis tadi?” tanya Chanyeol kembali.
“Ne”
“Bukan.
Dia noona-ku. Namanya Jessica”
“Bukan
dia. Maksudmu gadis yang tadi membentakmu”
“Oh.
Ne, dia adikku. Namanya Krystal. Dia satu sekolah dengan kita. Dia satu
angkatan denganmu. Ah! Jangan bilang kalau kau tak mengenal adikku? Hei,
ayolah! Dia itu adiknya Jung Chanyeol, si tampan dari Seoul Arts High School!”
kata Chanyeol narsis.
“Aish!
Bahkan aku belum menjawabnya satu persatu. Aku tahu dia hyung, tapi belum cukup
mengenalnya. Krystal Jung, si gadis sarkastis, cuek, dan cantik, yang
kemana-mana selalu bersama temannya, Choi Sulli. Dia itu satu kelas denganku”
mendengar nama Sulli, Chanyeol sedikit merona.
“Eh!
Benarkah? Lalu kenapa tadi dia bertingkah seolah tak mengenalmu?”
“Ah!
Sepertinya dia membenciku”
“Wae?
Kenapa bisa begitu?”
“Molla”
***

FF Hunstal pertama gw.. aaa senangnya
BalasHapus