Cari Blog Ini

Jumat, 24 Oktober 2014

Jigeum (Chapter 02)

Title: Jigeum
Author: Shin Kyona
Cast: Krystal Jung, Oh Sehun -SeStal-
Genre: Romance, School Life, Family, Sad or Happy Ending?
Disclaimer: FF ini spesial buat Krystal-eonnie 20th (international)  and 21st (korea) birthday. #HappyKrystalDay :)



Chapter 02
            “Aish! Ini sungguh menyebalkan. Oppa menyebalkan, eonnie-pun menyebalkan, ditambah lagi Oh Sehun yang menyebalkan itu sedang berada di rumah ini sekarang. Apalagi eomma dan appa sedang tidak ada dirumah, jadi sudah tidak ada lagi yang membelaku” Krystal menggerutu di dalam kamarnya.
            “Soojung-ah, segera turun untuk makan malam” Chanyeol menjemput adik tercintanya, walaupun Krystal sedang marah, ia tetap sayang pada Krystal.
            “Shirreo!”
            “Wae?”
            “Aku tidak lapar!”
            “Tapi dari pulang sekolah kau belum makan”
            “Pokoknya aku tidak lapar. Jangan pedulikan aku!”
            “Baiklah! Biarkan Sica-noona yang menyuruhmu makan malam. Noon_”
            “Ne, ne, aku akan ikut makan malam. Aish! Kau selalu menggunakan Sica-eonnie sebagai senjatamu untuk mengancamku, dasar curang!” Krystal bersungut-sungut, tetapi Chanyeol malah nyengir.
Di Ruang Makan
            “Eonnie masak banyak hari ini, karena ada uri Sehun juga” Sehun tersenyum ramah pada Jessica.
            “What the_? Uri Sehun?” Krystal mengernyit heran kearah eonni-nya.
            “Oh iya, Soojung-ah, kudengar dari Yeoli, kau dan Sehun satu kelas ya. Kenapa sikapmu seperti itu?”
            ‘Dasar mulut ember’ Krystal menatap Sehun dengan pandangan tajam. Sehun hanya membalasnya dengan senyum ramah.
            “Aku tak mengenalnya” balas  Krystal sarkastis.
            “Kenapa bisa begitu? Bukankah kalian satu kelas?” tanya Chanyeol penasaran.
            “Bahkan kita baru saja bertemu di kelas yang baru, dan dia menyuruhku membantunya membawa banyak buku dari perpustakaan. Aish! Itu sangat menyebalkan!” Krystal mengatakannya dengan emosi.
            “Mianhae. Kukira kau tulus membantuku. Tahu begitu aku tak akan pernah minta bantuanmu. Jika kau tak ikhlas, kenapa kau tak menolaknya?” tanya Sehun.
            “Aish! Lupakan. Anggap saja itu tak pernah terjadi!”
            “Maafkan uri Soojungie ne, Sehun-ah. Dia memang manja dan sedikit kasar” Jessica meminta maaf pada Sehun.
            “Ah, gwenchanayo. Ini bukan sepenuhnya salah Krystal. Mungkin aku yang kurang peka” balas Sehun sambil tersenyum ramah.
            “Soojungie, harusnya kau lebih ramah pada orang lain. Ah, jangan menyesal karena kau kasar pada Sehun. Kau tahu tidak? Sehun itu punya banyak fans loh? Beruntung kau satu kelas dengannya” kata Chanyeol, Sehun hanya tersenyum.
            “Oppa, kau berkata seolah aku ini siswi kuper yang suka mengejar laki-laki. Bukankah mereka yang selalu mengejarku? Kau pikir aku tak punya banyak fanboys?”
            “Wah, kau sudah tak marah lagi padaku. Senangnya. Ah, tapi kau tetap saja sombong. Hati-hati dengan ucapanmu. Nanti malah gantian kau yang mengejar-ngejar namja” Chanyeol sumringah.
            “Neo jinjjayo!”
            Sehun hanya tersenyum melihat kebersamaan ketiga saudara tersebut. Bagi Sehun ini sangat menyenangkan, bahkan ia mengetahui sosok Krystal yang lainnya. Ah, sungguh menyenangkan sekali bukan?
Skip Time
            Sehun, Chanyeol, dan Krystal datang ke sekolah bersama dengan menggunakan mobil milik Chanyeol. Seisi sekolah langsung heboh ketika Sehun dan Krystal turun dari kursi penumpang mobil milik Chanyeol.
            “Bukankah itu Krystal?”
            “Ah! Bagaimana mungkin? Dia datang bersama Sehun, bahkan aku tak pernah mendengar sedikitpun kalau mereka cukup akrab selama ini”
            “Ini sungguh mengejutkan”
            “Si gadis serigala berbulu domba itu mulai beraksi lagi, bahkan seorang Oh Sehun berhasil ia dapatkan. Menyebalkan! Uri Sehunie hanya boleh denganku saja”
            Kira-kira begitulah komentar-komentar para siswa-siswi yang melihat hal tersebut.
            Krystal hanya berjalan dengan cuek tanpa mempedulikan sekelilingnya.
            “Ya, Soojung-ah, kenapa jalanmu cepat sekali?” Sehun berteriak pada Krystal. Krystal sangat terkejut karena Sehun berani memanggilnya dengan nama Korea-nya. Ia berhenti berjalan dan berbalik kearah Sehun, lalu menghampirinya.
            “Ya, Oh Sehun! Jangan sembarangan memanggilku seperti itu!”
            “Wae? Soojung? Bukankah itu namamu?”
            “Siapa kau hingga berani memanggilku dengan nama Korea-ku?” Krystal semakin marah.
            “Siapa aku? Tentu saja aku Oh Sehun. Memangnya kau ingin aku jadi siapa? Jadi pacarmu?” goda Sehun.
            “Neo! Jinjjayo! Aish!” Krystal berbalik lagi, dan pergi meninggalkan Sehun sendirian.
            Sehun hanya tersenyum geli melihat tingkah Krystal yang menurutnya sangat kekanak-kanakan.
In Class 2-2
            “Sehun-ah! Apa ada hal yang terjadi, pagi ini kau tampak cerah sekali?” Kai menghampiri Sehun.
            “Jinjja Kai? Ah, aku memang sedang nice mood” balas Sehun sambil tersenyum penuh arti.
            “Whoa! Jinjja! Apakah ada yang membentur kepalamu?”
            “Tentu saja bukan karena itu”
            “Lalu apa?”
            “Kau sungguh ingin tahu?”
            “Ne”
            Sehun mendekat ke arah Kai, lalu ia berbisik, “aku sedang jatuh cinta”
            “Mwoya! Jinjja! Kau! Oh Sehun! Whoa! Aku sungguh tak percaya”
            “Kau pikir hanya kau yang bisa jatuh cinta”
            “Bukan begitu, kupikir seorang Oh Sehun tidak akan pernah jatuh cinta lagi”
            “Aish! Maksudmu aku gay?”
            “Hehehe, peace! Bukan begitu maksudku! Peace men!” Kai nyengir gaje, sedangkan Sehun sudah bersiap menoyor kepala Kai.
            “Lalu apa kau sudah mendapatkannya?” tanya Sehun balik pada Kai.
            “Siapa yang kau maksud?”
            “Itu, gadis aegyoers di ujung sana”
            “Oh! Choi Sulli”
            “Jinjja! Kau pikir siapa? Apa kau sedang dekat dengan yang lainnya?” tanya Sehun geram.
            “Hehehe, kau tahu siapa temanmu ini kan. Harusnya tak perlu bertanya begitu” Kai nyengir tanpa rasa bersalah sedikitpun.
            “Dasar kau ini. Lalu siapa lagi?”
            “Ah! Kemarin aku berkenalan gadis berdarah Amerika itu. Wendy Son”
            “Neo jinjjayo!”
            “Hehehe, peace men!”
            “Kukira kau akan tetap mengejar Sulli”
            “Sebenarnya sih niatnya begitu, tapi kau tahu sendiri kan, sudah jadi rahasia umum kalau Sulli itu amat sangat menyukai, menyayangi, dan mencintai Chanyeol-hyung! You know!”
            “Ne, arraseo! Lebih baik cari yang lain saja Kai. Karena aku sangat 100 % tidak yakin kalau kau akan menang dari Chanyeol-hyung”
            “Ya, neo jinjjayo. Begini juga aku masih terlihat keren daripada kau”
            “Apa kau bilang. Tentu saja tidak. Bukankah fans-ku lebih banyak”
            “Aish! Kau selalu menggunakan senjata itu. Bukankah aku menari lebih baik darimu?” Kai membela diri.
            “Tetapi tetap saja kalau mereka lebih menyukaiku dibandingkan denganmu” Sehun juga membela dirinya sendiri dan tak mau kalah.
            “Kau tahu, Lee Taemin, kudengar dia sangat baik dalam menari”
            “Hahaha, apa kau takut kalah saing dengannya”
            “Tentu saja dia bukan tandinganku!” Kai menyombongkan diri.
            “Aish! Kau tetap saja sombong!”
            “Kalau tidak sombong bukan Kim Jongin” Kai menyebut namanya sendiri sambil membanggakan diri. “Eh, apa kau punya koleksi film yadong yang terbaru” bisik Kai pada Sehun.
            “Ya! Berhentilah mengajariku hal yang tidak benar. Dasar kau Kkamjong!” sebelum Sehun berteriak, Kai sudah terlebih dahulu melarikan dirinya.
Skip Time
            Sehun berpindah tempat duduk dengan Krystal. Tadi Sehun menyuruh Sulli agar duduk dengan Kai, dan Sulli hanya  menurut saja. Tentu saja Kai sangat senang karena bisa sebangku dengan Sulli. Krystal langsung bad mood gara-gara Sehun duduk satu bangku dengannya.
            “Pergi kau dari sini!”
            “Wae? Aku ketua kelas, dan aku berhak mengatur tempat duduk juga, kenapa kau marah?” balas Sehun santai.
            “Aaa! Aku muak denganmu. Tiba-tiba saja kau datang kerumah dengan Chanyeol-oppa, kau juga membuat Chanyeol-oppa membiarkanku pulang sendirian, lalu kau tidur di rumahku, bersikap sok baik di depan eonnie-ku, dan membuat semuanya mengabaikanku, lalu sekarang apa lagi? Kau mau duduk di sampingku! Sungguh Oh Sehun! Aku sangat membencimu!” Krystal sudah pada batasnya. Ia sangat bad mood hari ini karena Oh Sehun.
            “Aaa, tapi aku menyukaimu Soojungie” bisik Sehun di dekat telinga Krystal sambil menyeringai tanpa rasa bersalah sedikitpun.
            “Neo_” Krystal sangat-sangat emosi sekarang. Ingin sekali ia melempar wajah sok keren Sehun itu dengan tas sekolah miliknya. Tapi niatnya itu ia urungkan, karena ia tahu jika ia melakukan hal itu, maka akan timbul masalah baginya.
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar