Cari Blog Ini

Jumat, 24 Oktober 2014

Jo Family Book (Chapter 03)

Jo Family Book
Author  : Shin Kyona
Cast       :
-Jo Kwangmin as Jo Kwangmin (Pangeran Jo)
-Jo Youngmin as Jo Youngmin (Putera Mahkota Jo)
-Cho Kyuhyun as Jo Kyuhyun (Raja Jo)
-Seo Joohyun as Jo Seohyun (Permaisuri Jo)
-Im Yoon Ah as Jo Yoona (Selir Jo)
-Kim Sohyun as Jo Sohyun (Puteri Jo)
-Oh Hayoung as Lee Hayoung (Puteri Lee)
-Lee Yooyoung as Lee Yooyoung (Puteri Lee)
-Lee Taemin as Lee Taemin (Putera Mahkota Lee)
-Lee Donghae as Lee Donghae (Raja Lee)
-Jessica Jung as Lee Sooyeon (Permaisuri Lee)
-No Minwoo as Choi Minwoo (Putera Mahkota Choi)
-Choi Siwon as Choi Siwon (Raja Choi)
-Bae Suzy as Choi Sooji (Puteri Choi)
-Tiffany Hwang as Choi Miyoung (Permaisuri Choi)
-Choi Sooyoung as Choi Sooyoung (Selir Choi)
-Choi Sulli as Choi Jinri (Puteri Choi)
-Lee Jeongmin as Penasehat Lee (Penasahat Kerajaan Jo)
-Shim Hyunseong as Jendral Shim (Jendral Perang Kerajaan Jo)
-Choi Minho as Kim Minho (Putra Mahkota Kim)
-Kim Donghyun as Kim Donghyun (Raja Kim)
-Kim Taeyeon as Kim Taeyeon (Permaisuri Kim)
-Hong Yookyung as Hong Yookyung (Kekasih Youngmin)
 KWANGMINNIE SARANGHAE

                Hari ini Kwangmin akan mengantar Sohyun ke sekolah. Dia juga ingin melihat dunia luar seperti Sohyun. Sejak dulu dia dan Youngmin tidak pernah boleh mengambil pendidikan di luar istana, sejak kecil dia hanya bersama Youngmin dan belajar bersama di istana, tidak sepeti Sohyun yang boleh merasakan dunia luar. Alasannya sangat sederhana, karena Kwangmin dan Youngmin adalah anak dari permaisuri sedangkan Sohyun adalah anak dari seorang selir.
                “Oppa, apa kau ingin sekali melihat sekolahku?” tanya Sohyun pada Kwangmin, kini mereka berdua sedang duduk di kursi belakang mobil.
                “Nde. Tentu saja. Dari dulu aku dan Youngminnie-hyung tidak pernah diperbolehkan untuk mengambil pendidikan diluar istana. Aku iri padamu Sohyun-ah!”
                “Benarkah! Hehehe. . . Bukankah aku sangat beruntung pangeran?” Sohyun tersenyum pada Kwangmin.
                “Tentu saja. Kau sangat beruntung Puteri Jo Sohyun” Kwangmin membalas senyum adiknya.
                “Oppa, kau tahu. Putera Mahkota dari Kerajaan Choi. Dia adalah teman sekelasku dan kami juga cukup akrab. Kau tahu? Dia sangat tampan sepertimu” Sohyun senyum-senyum sendiri.
                “Aish! Aku adalah yang paling tampan. Kenapa kau menyamakanku dengan Putera Mahkota dari Kerajaan Choi?” Kwangmin pura-pura merajuk.
                “Baiklah! Pangeran Kwangmin adalah orang yang paling tampan sedunia!” seru Sohyun.
                “Hehehe. . . Itu baru benar!” Kwangmin tersenyum senang.
                Kwangmin dan Sohyun terus mengobrol disepanjang perjalanan. Mereka sangat menikmati momen-momen seperti ini. Mereka tidak peduli jika supir istana akan melapor pada raja karena mereka sudah saling berbicara tidak sopan.
                Tak lama kemudian, mobil mereka telah memasuki halaman School of Performing Arts Seoul, yaitu sekolah seni nomor satu di Korea. Kwangmin sangat kagum saat melihatnya. Mereka berdua keluar dari dalam mobil serta dikawal oleh beberapa pengawal kerajaan.
                “Pengawal. Biarkan aku saja yang mengantar Puteri Sohyun menuju ke kelasnya. Kalian disini saja” Kwangmin memerintah para pengawalnya.
                “Baiklah pangeran. Kami akan menunggu disini”
                Kwangmin mengantar Sohyun menuju ke kelasnya. Disepanjang perjalanan mereka berdua. Banyak yang berteriak histeris ketika melihat kedatangan Pangeran Jo Kwangmin yang selama ini hanya bisa mereka lihat di TV. Mereka semua memuji ketampanan Kwangmin dan Kwangmin pun hanya membalasnya dengan senyuman. Inilah Kwangmin, dia dikenal sebagai Pangeran baik hati yang ramah serta murah senyum, walaupun terkadang ia terlihat dingin, tapi sebenarnya hatinya sangat hangat.
                “Oppa, sepertinya teman-temanku menyukaimu” Sohyun berkedip ke arah Kwangmin.
                “Nde. Tentu saja. Oppa-mu ini sangat tampan bukan?” Kwangmin tersenyum bangga.
                “Tentu saja” Sohyun membalas senyum Kwangmin dengan bangga pula.
                “Ya. Minwoo-ya!” Sohyun berteriak memanggil nama seorang namja. Lalu namja itu menoleh kemudian berjalan kearah Sohyun dan Kwangmin.
                “Sohyun-ah, annyeong!” sapa namja itu.
                “Annyeong!” balas Sohyun.
                “Minwoo-ya, perkenalkan ini adalah oppa-ku!” Sohyun menunjuk Kwangmin.
                “Choi Minwoo imnida” Minwoo mengulurkan tangannya pada Kwangmin. Kwangmin pun menyambut uluran tangan Minwoo.
                “Jo Kwangmin imnida! Apakah kau teman Sohyun-ah?” tanya Kwangmin.
                “Nde. Apakah anda adalah Pangeran Jo Kwangmin yang sangat terkenal akan ketampanannya itu?” tanya Minwoo.
                “Anda terlalu berlebihan” Kwangmin hanya tersenyum.
                “Tidak. Anda memang benar-benar tampan. Lebih tampan dari yang kulihat di TV” kata Minwoo memuji Kwangmin.
                “Terimakasih!”
                “Oppa. Minwoo adalah putera mahkota dari Kerajaan Choi yang pernah aku ceritakan padamu” Sohyun menambahi.
                “Oh. Senang bertemu dengan anda Putera Mahkota Choi” Kwangmin berbicara sangat formal begitu mengetahui bahwa Minwoo adalah Putera Mahkota Choi.
                “Anda tidak perlu seformal itu pangeran. Panggil aku Minwoo saja” kata Minwoo.
                “Baiklah jika itu yang anda inginkan”
                “Bolehkah aku memanggilmu ‘hyung’ saja, pangeran?” tanya Minwoo. Kwangmin hanya tersenyum. Sebenarnya ia juga tak suka bersikap formal seperti ini.
                “Tentu saja Minwoo-ya. Kau boleh memanggilku hyung sesuka hatimu. Karena aku juga ingin memiliki namsaeng sepertimu” Kwangmin tersenyum misterius sambil melirik kearah Sohyun. Pipi Sohyun memerah dengan seketika saat mendengar oppa-nya mengucapkan itu.
                “Wah. Tepat sekali hyung. Aku juga ingin memiliki hyung yang tampan sepertimu. Karena selama ini aku hanya memiliki dua orang noona” Minwoo yang tidak mengerti dengan maksud pembicaraan Kwangmin hanya bisa menjawab seadanya.
                Mereka terlihat sangat akrab, mereka juga mengobrol satu sama lain. Kwangmin sangat senang hari ini karena pada akhirnya ia bisa mengetahui dunia luar. Dia sangat senang ketika menemukan orang seperti Minwoo.
Youngmin Setting
                Saat ini Youngmin sedang bersama raja. Mereka sedang membicarakan tentang rencana perjodohan Youngmin dengan puteri dari Kerajaan Jo.
                “Dua hari lagi kerajaan akan mengadakan pertemuan dengan Kerajaan Lee. Kami akan mulai memperkenalkanmu dengan Puteri Lee Yooyoung. Jika nanti kalian merasa cocok, maka kami akan segera menggelar acara pernikahan kalian, tapi jika kalian merasa tidak cocok satu sama lain, maka kami akan membatalkan perjodohan ini” kata Raja Jo pada Youngmin.
                “Maaf yang mulia. Tetapi saya masih terlalu muda untuk menjalin hubungan serius dengan seorang wanita” Youngmin mencoba menyanggahnya dengan cara halus.
                “Jika kau menolaknya, maka aku akan menjodohkan Puteri Lee Yooyoung dengan Pangeran Jo Kwangmin dan secara otomatis kedudukan ‘Putera Mahkota’ akan beralih pada Pangeran Jo Kwangmin” Youngmin terkesiap mendengar penuturan raja. Ia tidak mau Kwangmin menderita. Posisi putera mahkota sangat tidak cocok dengan Kwangmin yang cenderung pemberontak. Ia tak mau jika dongsaeng yang paling disayanginya lebih menderita lagi dengan aturan istana yang sangat mengekang ini.
                “Tidak. Saya tidak akan membiarkan posisi putera mahkota direbut oleh pangeran. Baiklah! Saya akan melaksanakan perjodohan ini” seru Youngmin tegas.
                “Baguslah kalau begitu” Raja Jo tersenyum bangga pada anaknya tanpa ia tahu betapa menderitanya Youngmin.
Youngmin POV
                Aku tidak akan membiarkan Kwangminnie menderita lebih dari ini. Aku akan melindunginya melebihi nyawaku sendiri. Jika dengan diadakannya perjodohan ini adalah salah satu cara untuk melindungi Kwangminnie, aku akan melakukannya walaupun pada akhirnya aku yang akan menderita dan menanggung semua ini.
Andai saja kau tahu semua ini Kwangminnie, apa kau akan memaafkanku? Kau tahu? Aku sangat menyayangimu melebihi siapapun. Kwangminnie saranghae.
Aku tidak akan membiarkan appa dan eomma mengekangmu. Biarkan aku saja yang merasakan penderitaan ini. Aku selalu ingin melihatmu tersenyum bahagia seperti dulu lagi, walaupun aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan, bagiku itu sudah lebih dari cukup.
End Youngmin POV
^__^
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar