Author : Shin Kyona
Cast : EXO, speciality SeLu
Genre : Brothership, Sad, Friendship, Maybe
Happy Ending/Sad Ending.
Disclaimer : FF ini aku buat untuk menanggapi kabar
Lulu-oppa yang hengkang dari EXO dan SM Ent. Dengan FF ini, aku ingin
ngungkapin rasa kehilangan akan dirimu Lulu-oppa. Don’t Go!!! Stay here with
the other members. JEBALLL...
DON’T
GO XIAOLU-GE
Hari ini EXO akan mengadakan konser
EXO From EXO Planet #1 ‘The Lost Planet’ di Thailand. Setelah kemarin
mengadakan konser di Indonesia, Sehun ternyata cedera pada jempol kaki,
sehingga mengharuskan dia tak bisa tampil maksimal. Selain itu, Luhan EXO-M
dikabarkan telah mengalami gangguan tidur yang parah dan kepala pusing,
sehingga mengharuskan dia untuk istirahat dan tidak bisa tampil di konser EXO
Thailand hari ini.
Sekarang EXO dengan format 11 member
tanpa Kris, karena beberapa waktu lalu, leader dari EXO-M itu telah memutuskan
untuk hengkang dari agensi dan grup yang telah membesarkan namanya. Member lain
merasa terkhianati karena Kris bertingkah sesuka hatinya tanpa memikirkan
perasaan yang lain. Mereka menganggap bahwa Kris sungguh tidak bertanggung
jawab. Tapi dibalik semua itu, sebenarnya mereka sangat menginginkan Kris untuk
kembali bersama mereka untuk melengkapi formasi EXO menjadi 12 lagi seperti
dulu. Mereka sangat terpukul setelah kepergian Kris dari grup, seperti anak
yang kehilangan ayahnya. Bagi mereka, tanpa satu orang pun semuanya akan terasa
kurang. Bahkan sekarang Luhan juga tak ikut konser, mereka sangat khawatir
dengan insomnia parah yang sedang menimpa Luhan. Luhan sangat bekerja keras
selama ini, dan mungkin dia masih terpukul perihal kepergian Kris, karena
sekarang EXO-M tak memiliki leader lagi. Berhubung ia termasuk member tua di
EXO, mau tidak mau atau secara otomatis ia pasti selalu memikirkan hal ini.
EXO in Backstage
“Sebenarnya apa yang sudah terjadi
pada Luhan-hyung? Kulihat kemarin dia baik-baik saja?” tanya Chen yang sungguh
tak mengerti.
“Kata manager hyung, Xiao Lu sedang
mengalami insomnia parah” balas Xiumin, dan Sehun kelihatan tidak suka.
Pasalnya sekarang Luhan lebih sering bersama Xiumin daripada bersama dengannya.
Mungkin karena Luhan lebih sering beraktivitas bersama Xiumin di China sehingga membuat mereka
menjadi lebih dekat.
“Aku sungguh tak ingin hal yang
buruk terjadi pada Luhan-hyung. Aku berdoa supaya Luhan-hyung cepat sembuh”
kata Kai tulus.
“Lu-ge pernah mengatakan padaku
kalau akhir-akhir ini dia sering pusing, apalagi ditambah dengan jadwal
kegiatan yang sangat padat” tambah Tao.
“Lebih baik kita berdoa untuk
kesembuhan Luhan-hyung” kata Suho menengahi, dan member yang lain hanya
mengangguk, kecuali Sehun. Sedari tadi sang maknae hanya terdiam membisu, entah
apa yang sedang ada dipikirannya sekarang.
“Sehun-ah, kenapa kau diam saja?”
tanya Chanyeol.
“Aniya” balas Sehun singkat.
“Kau sedang memikirkan Luhan-hyung?”
tanya Baekhyun.
“Aniya” Chanyeol sungguh tak percaya
dengan jawaban Sehun, pasalnya selama ini couple SeLu (sebutan Chanyeol untuk
HunHan) adalah yang paling sweet dan saling peduli satu sama lain, tapi pada
kenyataannya, sekarang SeLu jadi sedikit menjauh. Ada apakah sebenarnya?
“Kau tak pandai berbohong” balas
Chanyeol.
“Terserah apa katamu, hyung” balas
Sehun. Ya, dia memang selau gagal jika berbohong. Harus ia akui kalau saat ini
ia sedang memikirkan Luhan-hyung-nya, tapi ia sungguh tak ingin membahasnya
sekarang, apalagi di depan para member, terlebih Xiumin.
“Kajja, kajja! Kita akan on stage
dua menit lagi!” kata Suho menyuruh member lainnya bersiap-siap.
Mereka menyanyikan lagu Growl serta
Overdose, dan disambung dengan lagu penutup, yaitu Peterpan. Akhirnya konser
EXO From EXO Planet #1 ‘The Lost Planet’ in Thailand malam ini selesai juga.
Sudah saatnya mereka kembali ke hotel untuk beristirahat, karena besok
pagi-pagi sekali, mereka akan kembali ke Seoul.
Sehun satu kamar dengan Tao dan Kai
di hotel. Kai dan Tao yang melihat perubahan sikap Sehun menjadi sedikit
khawatir pada maknae mereka.
“Sehun-ah. Katakan padaku apa yang
terjadi?” tanya Kai sambil duduk disamping Sehun yang terdiam di sofa.
“Tidak ada, aku hanya sedikit
kelelahan, Kai” balas Sehun datar.
“Aish! Ya! Panggil aku hyung!”
“Aniya!”
“Aish jinjja! Kenapa tidak, kau saja
memanggil Tao-ge, hyung!”
“Karena aku lebih tua dari Sehunnie”
sahut Tao yang sedang tiduran di sofa.
“Aku juga lebih tua dari uri Sehun”
balas Kai tak mau kalah.
“Kita sama-sama 94L” kata Sehun tak
mau kalah juga.
“Tetap saja aku tiga bulan lebih tua
darimu!”
“Hanya tiga bulan. Teman sekelasku
saja dulu satu tahun lebih tua dariku, tapi dia tak masalah saat aku tak
memanggilnya hyung, lalu kenapa kau harus protes” kata Sehun santai.
“Ya! Jinjja! Aish!” Kai sudah tak
bisa berkata-kata lagi. Dia memang selalu kalah kalau sudah beradu argument
dengan Sehun.
“Ya! Kau belum mengatakan masalahmu.
Ayo katakan padaku!” tuntut Kai.
“Bukankah sudah kukatakan. Aku
baik-baik saja” balas Sehun bosan.
“Ayolah! Kau sungguh tak pandai
berbohong!” kata Kai lagi. Sehun terdiam. Ya, benar. Ia memang tak bisa
berbohong walaupun ia sudah mencobanya, tapi selalu gagal.
“Apa ini ada hubungannya dengan
Lu-ge?” sahut Tao tiba-tiba. Ia ikut duduk di sebelah kiri Sehun, sementara Kai
berada di sebelah kanan Sehun. Sehun masih terdiam ketika mendengar nama itu.
Rasanya sangat menyesakkan. Ia begitu merindukan kebersamaan itu. Bersama hyung
tercintanya. XI LUHAN.
“Apa kau tak merindukan Kris-hyung?”
tanya Sehun pada Tao. Mendadak wajah Tao berubah menjadi muram.
“Dia telah mengkhianati kita. Untuk
apa aku merindukannya” bohong. Tao sedang berbohong. Mana mungkin ia tak
merindukan Kris. Bagi Tao, Kris adalah segalanya. Kai sedih melihat ekspresi
kebohongan Tao yang sangat dipaksakan.
“Katakan yang sebenarnya hyung. Kau
sangat merindukan Kris-hyung!” tuntut Kai. Tao diam membisu. Kepalanya
menunduk, tiba-tiba saja ia memeluk Sehun yang berada di sebelahnya. Kai juga
memeluk Sehun dan Tao, jadi mereka saling berpelukan satu sama lain. Tao
menangis. Ya. Dia benar-benar menangis. Dia menangisi Kris.
“Bahkan aku menangisi-nya setiap malam.
Aku selalu memikirkannya. Tapi apa dia juga memikirkanku. Bahkan dia tega
meninggalkan kita” kata Tao sejadi-jadinya. Kai juga ikut menangis bersama Tao.
Sekarang hanya tinggal Sehun yang masih bertahan untuk tidak menangis.
“Pasti Kris-hyung memiliki alasan,
sehingga dia harus meninggalkan kita. Bagaimana-pun, seperti apapun, dan
sebenci apapun Kris-hyung padaku. Aku akan selalu menyimpannya dihati-ku. Dan
dia akan menjadi yang terindah untuk dikenang. Semua kebersaman kita dulu
adalah kenangan terindah yang pernah aku dapatkan. Saat EXO 12 adalah keadaan
yang paling baik bagiku” kata Kai sambil terus mengeluarkan air mata.
“Aku juga merindukannya. Kris-hyung.
Bahkan dia menjaga-ku seperti seorang ayah” kata Sehun yang akhirnya tidak kuat
juga untuk menahan air matanya.
“Dan juga Luhan-hyung. Aku sangat
merindukannya” tambah Sehun.
“Bukankah Luhan-hyung selalu bersama
kita. Bahkan baru sehari kita tak bertemu dengannya, tapi kau sudah
merindukannya. Kau itu terlalu berlebihan Sehunnie” kata Tao sambil menghapus
air matanya.
“Dia memang dekat, tapi terasa sangat
jauh. Luhan-hyung. Dia berbeda” Kai dan Tao mencoba mencerna ucapan Sehun yang
sedikit sulit dimengerti.
Skip Time (10/10/14)
Hari ini EXO-L diseluruh dunia
digegerkan dengan kabar yang sangat mengejutkan.
‘Luhan
mendaftarkan gugatan-nya untuk SM Entertainment pagi ini 09.00 KST’
List berita
tersebut bahkan langsung menjadi trending topic di dunia TWITTER, bahkan
menempati urutan pertama di mesin pencarian tercanggih di dunia, yaitu GOOGLE.
Kabar ini sungguh mengejutkan banyak
pihak, bahkan agensi mereka sekalipun, SM Entertainment. Pada Mei lalu SM Ent
telah kehilangan satu artisnya, yaitu Kris Wu Yi Fan yang juga merupakan member
dari EXO, sekaligus leader dari sub unit EXO-M.
Pada hari ini SM Ent mendapatkan
gugatan yang sama dengan motif yang sama dari member EXO lainnya, yaitu Xi
Luhan. Pihak SM Ent merasa sangat janggal dengan hal ini. Bahkan mereka
berpikir kalau Kris dan Luhan sengaja membatalkan kontrak untuk mengejar karir pribadi mereka sebagai seorang actor di China. SM Ent
menilai kalau tindakan itu sangat diluar dugaan. Mereka merasa bahwa Luhan dan
Kris tak tahu terima kasih, dan mereka telah sengaja meninggalkan grup dan
agensi yang telah membesarkan namanya dan memanfaatkannya untuk kepentingan
pribadi.
Diketahui bahwa Luhan menyewa
pengacara yang sama dengan Kris dan Hangeng, sehingga SM Ent sangat curiga
kalau adapihak ketiga yang ingin menghancurkan hubungan baik SM Ent dengan para
artis didikannya.
EXO Dorm
Sehun menjatuhkan ponselnya, dia
duduk merosot bersandar pada tembok. Disampingnya terdapat Kai yang juga
menatap ponsel Sehun tak percaya.
‘EXO
Luhan menggugat SM Entertaiment pagi ini dan berniat membatalkan kontraknya’
‘Xi
Luhan memutuskan hengkang dari EXO, grup yang telah membesarkan namanya’
‘Saham
SM Ent terjun bebas setelah 5 menit Luhan melayangkan gugatannya’
Kira-kira
seperti itulah isi berita yang sempat Kai baca dari ponsel Sehun. Lalu ia
langsung memeluk Sehun erat, tak kuasa membendung air matanya. Entah apa yang
sedang Sehun pikirkan. Bahkan dia hanya bisa terdiam mematung dan melihat
dengan tatapan kosong ke sekelilingnya. Sungguh ini bagaikan mimpi.
“Hyung! ini mimpi kan? Katakana
padaku kalau ini hanya mimpi!” Sehun berkata pada Kai. Bahkan ia memanggil
‘Kai’ dengan sebutan ‘hyung’ yang selama ini tak pernah ia lakukan.
“Sehunnie. Ini sungguh bukan mimpi.
Luhan-hyung benar-benar pergi meninggalkan kita” balas Kai sambil terus memeluk
Sehun, berharap adiknya akan segera sadar dan dikuatkan hatinya.
“Shirreo. Ini mimpi. Luhan-hyung
tidak mungkin meninggalkanku. Luhan-hyung tak mungkin meninggalkan kita!” Sehun
mulai berteriak tak terkendali seperti orang gila. Tiba-tiba saja Chanyeol dan
Baekhyun keluar dari kamar mereka dengan air mata yang entah sejak kapan telah
memaksa keluar dari pelupuk mata mereka. Mereka langsung ke ruang tengah dan
bergegas memeluk Kai dan Sehun.
“Chanyeol-hyung. kenapa kau
menangis. Ayolah! Ini hanya mimpi. Hahaha…!” Sehun tertawa. Ia berusaha
menyangkal dan sekarang ia sungguh seperti orang gila.
“Sehun-ah! Tenangkan dirimu. Ini
bukan mimpi, dank au tak boleh seperti itu!” Chanyeol prihatin melihat keadaan
adiknya yang seperti itu. Bahkan Baekhyun tak henti-hentinya menangis sambil
berpelukan dengan Kai.
Member lain pun akhirnya keluar dari
kamar mereka, lalu mereka langsung bergabung dengan Sehun, Kai, Baekhyun, dan
Chanyeol. Mereka semua telah berurai air mata.
“Hyungdeul! Katakana kalau semua ini
bohong! Aku akan menelfon Luhan-hyung. Ayolah! Ini semua bohong!” Sehun meraih
ponselnya. Ia segera menghubungi Luhan, tapi…
TUT
TUT
TUT
Ya. Yang diseberang sana memutuskan
untuk tidak mengangkat telepon tersebut.
“Sehun-ah! Kita harus kuat. Kita
harus bisa menerima kenyataan kalau Luhan-hyung sudah tak bersama kita lagi”
kata Suho sambil memeluk anaknya tersebut.
“Tapi kenapa? Kenapa Luhan-hyung
tega melakukan semua ini pada kita? Apa Luhan-hyung sudah lupa dengan janji-nya
selama ini. Janji EXO untuk selalu bersama dan hal seperti Mei lalu tak akan
terulang lagi. Tapi kenapa justru dia-lah yang mengingkari janji-nya sendiri.
Mana tanggung jawabnya sebagai member yang tua! Kenapa dia tidak bisa
dicontoh!” Sehun sangat marah sekarang.
“Sehun-ah! Aku sangat benci dengan
hal seperti ini. Sungguh. Tapi percayalah, dia pasti memiliki alasan yang
sangat kuat segingga harus melakukan hal ini” Xiumin mencoba menenangkan
maknaenya tersebut.
“Hiks… Hiks… Hiks…!” Member lain tak
henti-hentinya menangis. Mereka tak menyangka kalau hal semacam ini akan
terjadi lagi.
“Aku benci Luhan-hyung! Aku benci
pernah mengenalnya! Aku benci karena aku tak bisa jika tidak bergantung
padanya! Aku benci takdirku! Aku ingin Luhan-hyung kembali!” Sehun sangat tak
terkendali.
BRAKKK
Dia masuk kedalam kamarnya dan
menutup pintu dengan sangat kasar.
“Sehun-ah!” Kyungsoo mencoba
menyusul Sehun ke kamarnya, tapi tangannya ditahan oleh Suho.
“Sehun sedang membutuhkan waktu
untuk sendiri sekarang!” kata Suho bijak. Lalu Kyungsoo hanya mengangguk.
Luhan Time
Setelah
melayangkan gugatannya. Luhan langsung kembali ke China, tepatnya di kampong
halamannya Beijing. Ia sedang beristirahat di rumah sekarang.
“Sehunnie. Bogoshipo! Uri EXO
member, nado bogoshipo! Mianhandayo! Aku telah mengecewakan kalian. Sungguh di
lubuk hatiku yang paling dalam, aku tak pernah berpikir kalau hal ini akan
terjadi. Aku sungguh tak ingin berpisah dengan kalian. Karena itu merupakan hal
terburuk dalam hidupku. Tapi jika aku memaksakan diriku, maka akulah yang
perlahan-lahan akan mati mengenaskan” Luhan menatap langit Beijing dari jendela
kamarnya. Ia sungguh merindukan member lain. Tapi takdir telah mengubah
segalanya. Dan inilah takdirnya, sebagai Xi Lu Han, bukan sebagai EXO Luhan
atau EXO-M Luhan. Itu semua hanyalah kenangan yang tak boleh dilupakan,
melainkan harus disimpan dan dikubur di dalam palung hati yang terdalam agar
tak ada yang bisa mencoba membuangnya atau bahkan menggantikannya.
Skip Time
Sehun POV
Luhan-hyung. Bogoshipo. Hyung, aku
sangat merindukanmu, kenapa kau tega sekali meninggalkanku. Lalu sekarang
kepada siapa aku menggantungkan diri. Apa hyung suka melihatku tak terurus dan
tak terawat. Seperti seekor ayam yang kehilangan induknya. Hyung, aku
mencintaimu melebihi apapun. Seperti apapun keadaannya. Walau sekarang kau
sudah tak bersamaku lagi, tapi kau tetap akan menjadi hyung yang nomor satu
dihatiku.
END Sehun POV
“Sehun-ah! Lihat ini, kuharap kau
tak pernah bersedih lagi!” Chanyeol datang menemui Sehun sambil menunjukkan
ponselnya.
Xi
Luhan Weibo Update
1
minute ago
‘Aku
pulang’
‘Aku
hanya ingin tahu, kalau aku sangat mencintai kalian semua’
‘Mianhae’
Sehun tersenyum tipis setelah
membaca weibo Luhan yang baru update satu menit yang lalu.
“Sekarang kau tahu kan. Luhan-hyung
akan selalu di hati kita selamanya walau kita tak lagi bersama-sama lagi” kata
Chanyeol sambil mengelus kepala Sehun dengan penuh kasih sayang.
“Ne, hyung! Aku tahu itu”
‘Luhan-hyung. Jika suatu hari nanti
waktu sudi untuk mempertemukan kita lagi. Pada saat itulah aku akan mengatakan
padamu kalau adikmu yang manja dan cengeng ini sudah menjadi namja yang kuat
dan dewasa serta sangat bisa diandalkan, bahkan melebihi dirimu. Hyung! suatu
hari nanti kau akan bangga padaku. Aku akan merindukanmu mulai saat ini.
Saranghae Xiao Lu-ge’
END

Luhan!!!!! Kris!!!! We all miss you !!!!!!:-(
BalasHapusauthor... kenapa bikin ff mcam ni?? wae??wae?wae?
BalasHapuskau membuat diriku menanggis+mewk+crying+guling" #dramatis...
ff ini... sangat.... DDDDAAAAEEEEBBBBAAAAAKKK
Nyesel bacanya !! Kalau tahu bakal nyesek jadinya.
BalasHapusBTW author pinter banget bikinnya.ya walau udah lama tapi aku menyukainya.
ingat masa-masa waktu itu,Makasih telah mengingatkanku thor
.
Daebak lah dirimu