Cari Blog Ini

Rabu, 04 Juni 2014

Hug Scandal Chapter 07 (END)



Hug Scandal
Author: Shin Kyona
Main Cast: Boyfriend’s Kwangmin, A Pink’s Hayoung
Other Cast: Boyfriend Member, A Pink Member, SHINee’s Taemin, AOA’s Seolhyun, Hello Venus’s Yooyoung, Super Junior’s Shindong.
Genre: Romance
Disclaimer: Semua member diatas milik K-Popers, tapi cerita ini murni hasil pemikiran author. Happy reading, jangan lupa comment-nya ya readers :D



Chapter 07
            “Kwangminnie. Ada apa dengan tanganmu?” tanya Youngmin ketika melihat tangan kiri adik kembarnya telah diperban.
            “Hayoungie! Gwenchana?” tanya Naeun sambil menghampiri dongsaengnya itu.
            “Aku tak apa-apa eonnie. Kwangmin-oppa telah menjagaku dengan baik” kata Hayoung.
            “Apa maksudmu? Lalu kenapa tangan Kwangminnie diperban?” tanya Youngmin penasaran.
            “Tak apa hyung, tadi hanya ada sedikit masalah” sahut Kwangmin.
            “Ceritakan pada kami!” tuntut Youngmin, sementara yang lainnya juga memberikan tatapan ingin tahu.
            “Sebenarnya tadi ada sasaeng fans yang ingin bertindak nekat pada Hayoung. Tapi untungnya aku datang tepat waktu. Akhirnya tangankulah yang jadi korban” jelas Kwangmin.
            “Lalu apa kau sudah menelfon polisi?” tanya Youngmin.
            “Aku tak melaporkannya ke polisi, hyung. Kau tahu? Dia itu Champion, aku tak mungkin melaporkannya ke polisi. Bagaimanapun juga, dia telah banyak mendukungku dari debut pertama kami dulu. Dia hanya cemburu pada Hayoung” kata Kwangmin.
            “Tapi dia sudah keterlaluan!” balas Chorong.
            “Iya. Jika saja kau tak datang tepat waktu. Kami tak tahu apa yang akan terjadi pada maknae kami” sambung Eunji.
            “Sudahlah eonnie. Pada kenyataannya, tidak terjadi apa-apa denganku bukan?” kata Hayoung menanggapi.
            “Kalian memang aneh. Couple aneh, kalian terlalu baik untuk tindakan kriminal semacam ini” balas Bomi.
            “Sudahlah hyung, noona! Anggap saja ini tak pernah terjadi. Dan aku berjanji kalau hal semacam ini tak akan pernah terjadi lagi pada Hayoung” kata Kwangmin.
            “Dan kami benar-benar percaya padamu Kwang!” balas Naeun sambil tersenyum. “Kami percaya kalau Jo Kwangmin bisa menjaga maknae kami dengan baik” sambungnya. Yang lainnya mengangguk tanda meng-iya-kan ucapan Naeun.
            “Oh iya! Kalian semua datanglah ke rumahku lusa. Aku ingin merayakan ulang tahunku yang ke-20. Kalian bisa datang bersama teman, pacar, atau saudara. Ini private party, jadi aku tak mengundang banyak orang!” kata Naeun.
            “Nde. Kami mengerti, kami akan usahakan untuk datang” balas Donghyun mewakili semuanya.
Skip Time . . .
            Hari ini adalah hari dimana Son Naeun tepat berumur 20 tahun. Ia membuat private party yang hanya akan dihadiri oleh orang-orang terdekat saja.
            Jeongmin terlihat datang bersama seorang gadis yang memiliki senyum cantik yang tak lain adalah Jung Eunji.
            “Apa kalian datang bersama?” tanya Naeun menginterogasi.
            “Ya. Naeun-ah, jangan membuatku malu. Kami hanya kebetulan bertemu di jalan. Oh iya, saengil cukkae!” kata Eunji memberikan kadonya pada Naeun.
            “Saengil cukkae Naeun-ah!” kata Jeongmin sambil menyerahkan sebuah kado juga.
            “Gomawo. Kalian terlihat cocok jika bersama. Kenapa kalian tidak meresmikannya saja?” kata Naeun sambil tersenyum menggoda.
            “Ya. Aniyo. Tipe laki-laki idamanku itu seperti Kim Hyunjeong-sunbaenim. Aku tidak mau jika seperti dia!” kata Eunji sambil menunjuk Jeongmin.
            “Ya. Kenapa kau bicara seperti itu. Suaraku kan lebih bagus dari Kim Hyunjeong-sunbaenim. Kurasa aku cukup tampan” kata Jeongmin narsis.
            “Aish! Kau sangat narsis!” cibir Eunji.
            “Ya. Bukankah itu Chorong-eonnie dan Donghyun-oppa? Kenapa mereka datang bersama?” Naeun menunjuk dua orang yang sedang bergandengan tangan sedang menuju kearahnya.
            “Saengil cukkae Naeun-ah!” kata Chorong sambil tersenyum. “Aku telah menaruh kadoku dikamarmu. Nanti kau lihat sendiri ya!”
            “Saengil cukkae Naeun-ah!” kata Donghyun memberikan ucapan selamat ulang tahun pada Naeun sambil memberikan sebuah kado yang bungkusnya tidak terlalu besar.
            “Gomawo semuanya. Tapi kenapa kalian datang bersama?” tanya Naeun penuh selidik.
            “Kenapa kau terlihat begitu syok?” tanya Chorong.
            “Tentu saja kami datang bersama karena Chorong adalah kekasihku” jawab Donghyun.
            “Mwo?” Jeongmin, Eunji, dan Naeun terlihat sangat syok.
            “Sekitar seminggu yang lalu. Aish! Kukira kalian sudah tahu” kata Donghyun.
            Tak lama kemudian Minwoo datang bersama Namjoo, Youngmin datang juga bersama Seolhyun, dan tentu saja Kwangmin dengan Hayoung.
            “Oh! Rupanya kau memiliki hubungan dengan Seolhyun?” tanya Donghyun penuh selidik.
            “Aish! Hyung, kau membuatku malu” Youngmin sudah memerah, begitu juga dengan Seolhyun.
            “Seolhyun-ah. Enjoy with my party. Anggap saja kami adalah keluarga, bukankah kau adalah yeojachingu Youngmin sekarang?” kata Naeun.
            “Nde eonnie. Gomawo!” jawab Seolhyun.
            “Hyungdeul dan noonadeul jangan bertanya macam-macam padaku ataupun Namjoo. Kami datang bersama karena kami teman. Ya, karena kami teman satu kelas dulu. Jadi jangan berpikir yang macam-macam!” Minwoo sudah mengantisipasi agar para hyung dan noona tidak bertanya macam-macam padanya.
            “Kudoakan supaya kalian cepat jadian!” sahut Kwangmin.
            “Ya. Jo Kwangmin! Cabut kata-katamu! Aku tak mau menjadi yeojachingu orang sombong seperti dia!” kata Namjoo sambil menunjuk Minwoo.
            “Mwo?” Minwoo syok saat dikatakan sebagai namja sombong.
            “Ya. Namjoo-eonnie. Kenapa kau membentak Kwangmin-oppa. Padahal kan Kwangmin-oppa telah mendoakan yang terbaik untuk kalian” kata Hayoung tak terima karena namjachingu-nya telah diperlakukan tidak baik.
            “Hayoungie. Tolong aku! Namjoo telah berbuat jahat padaku!” Kwangmin mengadu seperti anak kecil.
            “Aku akan menolongmu oppa!” balas Hayoung dengan sangat polos.
            “Aish! Jinjja! Itu sangat menjijikkan!” Youngmin terlihat tidak suka dengan adegan drama yang dilakukan Kwangmin dan Hayoung.
            “Aku rasa ada yang kurang. Dimana Hyunseong dan Yoon Bomi?” kata Donghyun.
            “Itu mereka. Mereka datang bersama!” Namjo menunjuk kearah Hyunseong dan Bomi yang terlihat bersama.
            “Wah! Kalian datang bersama rupanya!” kata Minwoo heboh.
            “Kami hanya tak sengaja bertemu di jalan. Lalu kami memutuskan untuk datang bersama” balas Hyunseong.
            “Aish! Alasan itu sudah dipakai Jeongmin-oppa dan Eunji-noona. Apa kalian tak punya alasan lain?” tanya Naeun.
            “Ya. Kami memang tak sengaja bertemu dijalan!” Jeongmin mempertegas ucapannya setelah melihat respon Naeun yang seolah tak percaya padanya.
            “Nde. Aku percaya!” balas Naeun.
            “Baiklah! Aku akan memberitahu kalian sekarang, sebenarnya kami memiliki hubungan khusus” kata Hyunseong. Bomi terlihat memerah.
            “Mwo?”
            “Jinjja?”
            “Jeongmal?”
            “Sejak kapan?”
            “Kenapa kami baru tahu?”
            “Ya. Kalian terlalu berlebihan. Kami sejak sebulan yang lalu. Mianhae karena baru bisa memberitahu kalian hari ini. Itu karena kami takut jika kalian akan terus menggoda kami seperti kalian menggoda Kwangmin dan Hayoung” jelas Bomi.
            “Hehehe . . . Kalau itu sudah pasti. Tentu saja kami akan menggoda kalian seperti yang kami lakukan pada HaKwang couple!” sahut Minwoo dengan senyum iblisnya.
            “Ya. No Minwoo!” Hyunseong berkilat pada Minwoo yang telah menjadi iblis.
            “Noona. Kenapa kau tak juga memulai pestanya. Apa kau masih menunggu seseorang?” tanya Youngmin.
            “Aku masih menunggu_”
            “Naeun-ah!” panggil seorang namja tampan yang baru saja datang pada Naeun. Namja itu tak lain dan tak bukan adalah SHINee’s Taemin.
            “Oppa!” sahut Naeun.
            “Saengil cukkae chagiya!” kata Taemin sambil memberikan sebuah kotak kado pada Naeun.
            “Gomawo oppa” Naeun menerima kado itu sambil tersenyum pada Taemin.
            “Chagi?” yang lain masih mencerna kata-kata yang diucapkan Taemin pada Naeun.
            “Nde. Waeyo? Aku dan Taemin-oppa telah berpacaran” balas Naeun.
            “Oh! Aku sudah menduganya!” Jo Twins mengatakan hal yang sama secara bersamaan.
            “Oppa. Kenalkan mereka semua adalah teman-temanku!” kata Naeun penuh semangat.
            “Aku telah mendengar banyak tentang mereka. Aku juga sering melihat perform mereka. Boyfriend dan Apink dan ada juga AOA’s Seolhyunari rupanya” kata Taemin yang ternyata sudah hafal dengan teman-teman Naeun.
            Setelah itu mereka masuk ke acara inti ulang tahun Naeun. Mereka menyanyikan lagu ulang tahun untuk Naeun dan dilanjutkan dengan tiup lilin dan potong kue.
            Naeun memberikan potongan kue pertamanya untuk eomma dan appanya, lalu yang kedua ia berikan pada Taemin, dan yang ketiga ia berikan pada Hayoung. Itu karena Naeun sangat menyayangi Hayoung.
            Setelah acara itu, mereka karaoke bersama dan berpesta bersama. Mereka sangat bahagia menghabiskan akhir pekan seperti ini bersama dengan orang-orang yang disayangi dan dicintai.
            Kwangmin dan Hayoung duduk disebuah bangku yang mengarah ke kolam renang rumah Naeun. Mereka sedikit menjauh dari keramaian.
            “Apa kau bahagia Hayoungie?” tanya Kwangmin.
            “Nde oppa. Aku sangat bahagia, apalagi saat Naeun-eonnie memberikan potongan kue ketiganya untukku, aku sangat-sangat bahagia. Aku benar-benar merasa menjadi orang yang berarti baginya. Aku juga bahagia karena pada akhirnya Naeun-eonnie bisa bersatu dengan Taemin-oppa. Aku harap suatu hari nanti aku akan melihat mereka berdiri disebuah altar yang sama!” kata Hayoung.
            “Aku juga sangat bahagia karena aku bisa menghabiskan waktu akhir pekanku dengan orang-orang yang kusayangi. Suatu hari nanti aku juga ingin melihatmu berdiri di altar yang sama denganku” balas Kwangmin.
            “Aku juga menginginkan hal yang sama denganmu oppa”
            “Saranghae”
            “Nado”
END
@_@

Tidak ada komentar:

Posting Komentar