Cari Blog Ini

Selasa, 24 Juni 2014

In My Dream Chapter 09



Author: Shin Kyona
Main Cast: Kwangmin, Hayoung.
Other Cast: Member Boyfriend, Member A Pink, Suzy, Sehun, Chanyeol, Mun Kayoung.
Genre: School Life, Romance.
Disclaimer: Fanfic ini terinspirasi dari K-Drama yang berjudul Dreamhigh. Happy reading chingu ^__^


Chapter 09
            Hayoung dan Kwangmin masih tidak percaya kalau mereka  akan menjadi couple dance, kali ini takdir benar-benar sedang mempermainkan mereka.
            “Aaa, hyung! Kwangmin dari tadi diam terus? Ada apa dengannya?” bisik Minwoo kepada Donghyun yang berada disebelahnya.
            “Aku juga tidak tahun. Sama sepertimu, aku juga sedikit heran tentang sikapnya yang suka berubah tiba-tiba itu” balas Donghyun pelan agar yang dibicarakan tidak dapat mendengarkan percakapan mereka.
            “Lebih baik aku tanya ke Youngmin-hyung. Mereka kan saudara kembar, siapa tahu dia mengerti tentang perubahan sikap Kwangmin” kata Minwoo lagi.
            “Baiklah! tanyakan kepada Youngmin” balas Donghyun. Minwoo segera pindah di dekat Youngmin.
            “Hyung, kau tahu kenapa Kwangmin berubah menjadi dingin hari ini?” bisik Minwoo pada Youngmin.
            “Itu karena suatu hal sedang terjadi padanya” Youngmin menjawabnya dengan berbisik juga.
            “Katakan padaku” tuntut Minwoo.
            “Ceritanya panjang sekali. Setelah latihan nanti aku akan menceritakannya” balas Youngmin.
            “Kurae!”
Skip Time . . .
Boyfriend Dorm
            Member Bofi sedang berkumpul diruang tengah untuk menonton TV bersama. Kebetulan hari ini mereka semua sedang free dari jadwal perform.
            Kwangmin hanya diam sambil memperhatikan member lain yang sedang tertawa gembira saat melihat acara komedi di TV. Ia sama sekali tidak konsentrasi untuk melihat tayangan di TV. Saat ini pikirannya sedang melayang jauh memikirkan seseorang yang mungkin juga sedang memikirkannya.
            “Ya, Kwangmin-ah! kau hari ini aneh sekali” kata Hyunseong.
            “Tidak ada yang aneh hyung”
            “Aish! Tadi pagi kau terlihat baik-baik saja, tapi begitu member A Pink datang, kau berubah menjadi muram. Ada apa sebenarnya?”
            “Aku sungguh baik-baik saja. Aku mau ke kamar dulu, kepalaku sedikit pusing” ia segera pergi menuju ke kamarnya, ia tak mau jika ia terus berada di ruang tengah, maka para hyung akan terus menginterogasinya.
            “Dia aneh sekali hari ini” sahut Jeongmin dari belakang.
            “Iya. Benar katamu” Donghyun ikut berkomentar  tentang perubahan sikap Kwangmin.
            “Aaa, aku ingat sesuatu. Bukankah tadi Youngmin-hyung berjanji akan menceritakan hal yang menyebabkan Kwangmin menjadi seperti itu” Minwoo teringat akan janji Youngmin siang tadi saat di ruang dance practice.
            “Nde. Baiklah! Aku akan menceritakannya, tapi sebelumnya aku minta satu hal. Ini hanya untuk kalangan member Boyfriend saja, tidak untuk di publikasikan, karena ini adalah privasi Kwangmin” Youngmin menghela nafas.
            “Baiklah! Ini hanya akan menjadi rahasia kita saja” kata Donghyun, dan yang lain menyetujuinya dengan menganggukkan kepala.
            Youngmin memulai ceritanya,
            “Dulu, saat kami masih di kelas 2, Kwangmin dan Hayoung adalah sepasang kekasih_” belum sempat Youngmin menyelesaikan ucapannya,
            “Mwo?”
            “What the_”
            “Apa?”
            “Bagaimana bisa?”
            Kira-kira seperti itulah respon member Bofi yang lain.
            “Aish! Jinjja! Biarkan aku selesaikan cerita ini dulu!” Youngmin tampak kesal karena yang lain buru-buru memotong ceritanya.
            “Baiklah! Cepat lanjutkan ceritamu!” suruh Donghyun, yang lain mengangguk setuju.
            “Jadi begini, sebenarnya cerita ini sangat rumit. Dulu aku dan Kwangmin menyukai orang yang sama, dia adalah sahabat kami sejak kecil, namanya Mun Kayoung_”
            “Hah! Apa yang kau maksud adalah artis SM Mun Kayoung?” tanya Hyunseong. Youngmin mengangguk. “Baiklah lanjutkan ceritamu!” suruh Hyunseong.
            “Aku sangat menyukai Kayoung secara terang-terangan, tapi secara terang-terangan juga Kayoung menyatakan kalau dia sangat menyukai Kwangmin. Pada awalnya Kwangmin mengaku kalau dia sama sekali tak memiliki perasaan khusus pada Kayoung, karena Kwangmin tak memiliki perasaan apapun padanya, aku dengan senang hati berusaha untuk terus mengejarnya. Saat itu Hayoung datang ke kelas kami sebagai siswa akselerasi, Kwangmin tertarik padanya dan akhirnya mereka pacaran. Tapi pada kenyataannya aku tahu yang sebenarnya, kalau Kwangmin pacaran dengan Hayoung semata-mata hanya untuk melupakan Kayoung. Aku sangat kecewa pada Kwangmin karena dia tak mau jujur padaku selama ini. Akhirnya aku menyerah untuk mendapatkan Kayoung, mungkin itu yang paling adil. Kwangmin menyadari kalau semakin lama ia semakin menyukai Hayoung dari hatinya bukan semata-mata untuk melupakan Kayoung. Saat itu hari ulang tahun Hayoung, Kwangmin mengajaknya kencan, pada saat yang sama Kayoung mengalami kecelakaan dan dia hanya ingin ditemani oleh Kwangmin, dari situlah kehancuran hubungan Hayoung dan Kwangmin dimulai. Kwangmin lebih memilih menemani Kayoung daripada Hayoung, dan sejak saat itu Kwangmin tidak pernah bisa bertemu Hayoung lagi, karena Hayoung selalu menolak untuk bertemu, bahkan mereka belum sempat untuk mengakhiri hubungan mereka, jadi hubungan mereka tidak jelas” Youngmin akhirnya dapat menyelesaikan ceritanya.
            “Kasihan sekali Kwangmin, dan juga Hayoung” Minwoo terharu dengan cerita Youngmin.
            “Kita harus berbuat sesuatu untuk mereka” Hyunseong ikut berkomentar.
            “Iya. Aku juga tidak tega melihat kemurungan Kwang” sambung Jeongmin.
            “Baiklah! Sekarang kita sudah tahu permasalahannya, yang harus kita lakukan sekarang adalah mencari solusinya”
A Pink Dorm
            Sama seperti Kwangmin. Hayoung menjadi sangat pendiam hari ini. Member lain sampai bingung karena perubahan sikap Hayoung sangat drastis. Biasanya ia akan sangat cerewet jika mereka sudah di dorm seperti sekarang. Dia akan berbicara apa saja sesuka hatinya pada member lain.
            Naeun sampai tidak bisa membujuk Hayoung. Padahal biasanya kalau Hayoung sedang ngambek, Naeun akan selalu berhasil untuk membujuknya.
            ~My My My You’re My~
            “Yeobseo!”
            ‘Apakah kita bisa bertemu’
            “Oh nde, tentu saja”
            ‘Kami ingin membahas masalah yang sedang menimpa kami’
            “Baiklah! Kami akan menemui kalian tanpa dia”
            ‘Gomawo’
            “Nde. Cheonma”
            “Annyeong!”
            ‘Annyeong’
Skip Time . . .
Boyfriend Dorm
            Kwangmin baru saja bangun tidur. Ia membuka pintu kamarnya dan mendapati keadaan dorm yang sepi.
            “Aish! Dimana mereka? Kenapa meninggalkanku sendirian di dorm! Jinjja!” Kwangmin terlihat sangat kesal sekarang.
            Kwangmin berjalan menuju ke dapur untuk mengambil makanan karena perutnya sangat lapar sekarang. Ia melihat selembar kertas di meja makan, dan ia pun mengambilnya lalu membacanya,
            Kami ke kantor Starship untuk latihan dance. Kalau kau sudah bangun segera susul kami ke ruang latihan dengan code room 501.
                                                                                    TTD
                                                                        Leader Donghyun
            “Aish! Jinjja! Kenapa tidak membangunkanku!” Kwangmin langsung bersiap-siap untuk menyusul member lain ke kantor Starship.
A Pink Dorm
            Sama seperti yang dilakukan Kwangmin, Hayoung baru saja keluar dari kamarnya. Ia mendapati dorm sudah sepi tanpa seorang pun. Lalu ia mengambil kertas yang tertempel di pintu kamarnya.
            Kami ada latihan lagi malam ini dengan member Boyfriend di kantor Starship Entertainment. Setelah kau bangun tidur, segera susul kami ke kantor Starship Entertainment dengan code room 501.
                                                                                                TTD
                                                                                    Park Chorong
            “Aish! Kenapa tidak membangunkanku” Hayoung langsung bersiap-siap untuk menuju kantor Starship.
Starship Office
            Kwangmin sudah sampai di kantor Starship. Para staf noona menyapanya seperti biasa. Ia memang menjadi favorite staf noona karena wajah tampannya mungkin. Kwangmin hanya membalasnya dengan senyuman.
            Kwangmin naik ke lantai 12, lalu ia menuju ke ruang dengan code room 501.
            “Annyeong!” Kwangmin terdiam ketika ia tak mendapati satu pun member Bofi yang ada di tempat.
            “Dimana mereka?” Kwangmin langsung masuk ke ruang dance practice. Ia menemukan selembar kertas lagi.
            Kau tunggu sebentar! Kami sedang membeli makan di luar karena kami tidak sempat makan tadi siang. Kami akan segera kembali.
                                                                                    TTD
                                                                        Shim Hyunseong
            “Aish! Kenapa mereka suka sekali meninggalkanku sendiri!” Kwangmin pasrah saja menerima semua ini. Daripada menganggur, dia mencoba gerakan-gerakan dance yang baru.
In Hayoung
            Hayoung sudah sampai di kantor Starship. Ia menyapa para staf dengan sopan dan tersenyum pada mereka. Setelah itu ia segera masuk ke dalam lift dan naik ke lantai 12.  Setelah sampai di lantai dua, ia segera menuju ruangan dengan code room 501.
            TAP
            TAP
            TAP
            TAP
            Hayoung melangkahkan kakinya menuju ke ruang 501. Sekarang ia sudah sampai didepan pintu. Ia pun membuka pintu tersebut.
            “Annyeong haseyo!” Hayoung syok.
            “Annyeong_” Kwangmin mendongak dan sama seperti Hayoung, ia begitu syok dengan kedatangan Hayoung.
            Mereka saling memandang satu sama lain, waktu terasa berhenti disini. Mereka benar-benar masih syok sekarang.
*__*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar