I
You and Him
Author:
Shin Kyona
Main
Cast: Jo Kwangmin, Jo Youngmin, Oh Hayoung, Krystal Jung
Other
Cast: Temukan sendiri
CHAPTER 02
Youngmin
pulang sendiri lagi hari ini. Sejak SMA ia selalu berangkat dan pulang sekolah
sendirian, tidak seperti dulu, Kwangmin selalu berada di sampingnya sejak
kecil, apapun yang terjadi, tetapi semenjak orang tuanya lebih menyayangi
dirinya dibandingkan dengan Kwangmin, hubungannya dengan adik kembarnya itu
menjadi semakin buruk. Bahkan sejak saat itu Kwangmin tidak pernah memanggilnya
hyung lagi.
Skip Time
Kwangmin POV
Malam
ini aku akan mengungkapkan perasaanku padanya. Aku tidak ingin keduluan oleh
laki-laki lain, kerena seperti yang orang-orang tahu, bahwa ia sangat menarik
dan pasti banyak pula yang menginginkannya.
Aku tidak ingin hal itu terjadi, karena dia hanya boleh menjadi miliku seorang.
“Ckreekkk
. . .” pintu kamarku terbuka. Benar saja dugaanku, ternyata orang itu sudah
pulang. Cih! Bahkan aku tak sudi menyebut namanya.
“Kwangminnie,
kau sudah pulang rupanya. Tidak biasanya?” apa-apaan dia itu? Apa dia tak suka
aku pulang kerumah? Tentu saja aku pulang karena ini juga rumahku.
“Itu
bukan urusanmu!” jawabku dingin.
“Ya!
Sudah berapa kali kubilang kalau urusanmu juga urusanku. Aku ini hyungmu!” sepertinya
dia tidak bisa membentakku, bahkan ucapannya terdengar menggelikan di
telingaku.
“Apa
yang kau bicarakan? Bahkan kau hanya lebih tua 6 menit dariku” jawabku santai.
“Ya!
Tetap saja aku ini lebih tua darimu Jo Kwangmin!” aku abaikan saja ucapannya
dan aku segera menutupi tubuhku dengan selimut, udara diluar sangat dingin, ya
karena ini memang sedang musim dingin. Lebih baik aku tidur daripada mendengar
ocehan Jo Youngmin yang tidak jelas itu.
“Ya!
Jo Kwangmin! Kenapa kau tidak pernah mendengarkanku!”
Kwangmin
sudah tenggelam dalam mimpinya ketika Youngmin berteriak-teriak tidak jelas.
End
Kwangmin POV
Malam
telah tiba, kini Kwangmin sudah bersiap-siap untuk menemui seseorang.
“Kau
mau kemana?” Youngmin yang sedang membaca buku di sofa ruang tamu mengalihkan
pandangannya pada Kwangmin yang terlihat berbeda malam ini.
“Itu
tidak penting untukmu” masih dengan nada dingin.
“Tentu
saja itu penting bagiku. Apa kau akan berkencan dengan seseorang?” tanya
Youngmin lagi sehingga membuat Kwangmin mendengus kesal.
“Aish!
Cerewet sekali orang ini. Kenapa dia selalu ingin tahu urusanku!” batin
Kwangmin kesal.
“Aish!
Sudahlah! Aku akan kencan atau tidak, lagipula itu bukan
urusanmu! Urus saja urusanmu sendiri!” Kwangmin berlalu dari hadapan hyungnya
dan kemudian ia langsung tancap gas.
“Ya!
Kenapa kau selalu bertindak sesuka hatimu!” Youngmin sedikit berteriak, tetapi
percuma, sekeras apapun ia berteriak, Kwangmin tidak akan pernah
mendengarkannya.
Krystal Setting
Krystal POV
Kenapa
tiba-tiba Kwangmin mengajakku berkencan. Kurasa ia sangat dingin selama ini.
Aku sungguh tak menyangka kalau dia akan mengajakku berkencan.
“Ting
. . . Tong . . .” ah, pasti Kwangmin sudah datang.
Aku
segera menuruni anak tangga apartemen mewah milik orang tuaku. Ya aku memang
tinggal sendirian di apartemen ini. Orang tua dan kakakku berada di San
Fransisco, sedangkan aku lebih memilih tinggal disini, karena aku rasa disini
lebih nyaman.
Aku
segera membuka pintu apartemenku. Kulihat Kwangmin sudah menungguku. Aku segera
mengunci apartemenku lalu mengikutinya.
Aku
mengenakan jins hitam setengah paha dengan atasan t-shirt casual berwarna
kuning, syal coklat serta jaket tebal yang sewarna dengan jins-ku, dan sepatu
coklat yang menutupi sampai mata kakiku.
Kulihat
Kwangmin sangat keren hari ini. Ia mengenakan celana jins panjang biru dongker,
t-shirt putih, jaket yang sewarna dengan celana jins-nya, dan sepatu kets merah
hitam. Tapi ada yang sedikit berbeda darinya.
“Apa
kau memotong rambutmu?” tanyaku.
“Nde?
Wae? Apa aku terlihat sangat tampan?” dia memang percaya diri sekali, harusnya
aku tak menanyakan hal itu padanya. Ku akui ia memang sedikit lebih tampan dari
sebelumnya, tapi aku tak akan mengatakan langsung padanya, karena pasti dia
akan besar kepala.
“Sudahlah!
Lebih baik kita segera berangkat!” aku mencoba mengalihkan pembicaraan.
“Ternyata
kau sudah tidak sabar ya? Baiklah ayo kita berangkat sekarang!”
End Krystal POV
Beberapa
saat kemudian, Kwangmin dan Krystal sudah sampai di tempat tujuan. Kini mereka
sedang memesan makanan di restoran yang terletak di tepi Sungai Han. Suasana
sangat romantis, Kwangmin rasa ini adalah saat yang tepat untuknya menyatakan
perasaannya pada gadis ini.
“Soojung-ah!
Aku ingin mengatakan sesuatu padamu” Kwangmin menatap serius ke arah Krystal.
“Nde?
Katakan saja apa yang ingin kau katakan” Krystal hanya membalasnya dengan
santai.
“Aku
tidak tahu kenapa aku menjadi seperti ini. Bahkan rasa ini telah mengalahkan
rasa benciku terhadap orang-orang disekitarku” Kwangmin mulai memegang tangan
Krystal. “Bahkan perasaan ini sudah membuatku membuang jauh-jauh ego dan harga
diriku. Saranghae! Jadilah yeojachingu-ku?” lanjutnya, bahkan Kwangmin belum
pernah berbicara sepanjang ini sebelumnya.
“Mwo!
Apa yang kau katakan?” Krystal tampak terkejut.
“Wae?
Apa kau tidak menyukaiku?”
“Ani.
Bukan seperti itu. Hanya saja aku tidak terbiasa dengan keadaan ini, karena
kupikir kau adalah teman baikku selama ini. Kita selalu belajar di klub
olahraga yang sama dan kau selalu mengajariku. Aku hanya tidak menyangka kalau
ini akan terjadi” jelas Krystal panjang lebar.
“Tidak
bisakah kau mengubah cara pandangmu terhadapaku dari seorang teman menjadi
seseorang yang lebih spesial bagimu?” Kwangmin berharap, mungkin saja Krystal
akan mengubah cara pandang terhadap dirinya.
“Mianhae
Kwangmin-ah! Tapi aku sudah menyukai seseorang. Mianhae! Aku tidak bisa!”
Krystal segera pergi dari hadapannya, Kwangmin tak bisa menahannya untuk tetap
tinggal.
“Soojung-ah!
Tunggu! Jangan pergi!” SAKIT. Ya, itulah yang sekarang Kwangmin rasakan. Ia
telah gagal mendapatkan cinta pertamanya. Bagaimana bisa? Ini terlalu awal
untuk sebuah penolakan.
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar