Cari Blog Ini

Rabu, 04 Juni 2014

I You and Him Chapter 07



I You and Him
Author: Shin Kyona
Main Cast: Jo Kwangmin, Jo Youngmin, Oh Hayoung, Krystal Jung
Other Cast: Temukan sendiri


CHAPTER 07
Hayoung POV
            Sebenarnya aku tak mengerti apa yang telah terjadi antara Youngmin-oppa dan Krystal-eonnie, tapi aku merasa bahwa mereka berdua memiliki hubungan spesial. Ya, sedikit cemburu sih, karena kupikir Youngmin-oppa hanya menyayangiku.
            “Soojung-ah” tiba-tiba Youngmin oppa terbangun dan menyebut nama seseorang yang tidak ku kenal.
            “Oppa, kau sudah sadar. Aku sangat mengkhawatirkanmu!” aku menghampiri Youngmin-oppa yang duduk di tepi ranjangnya.
            “Hayoung-ah, kau tahu dimana Soojung?” tanya Youngmin-oppa. Aku semakin tak mengerti, mengapa ia menanyakan hal yang tidak ku ketahui sama sekali.
            “Youngmin-ah” tiba-tiba Krystal-eonnie datang dengan mata yang berkaca-kaca, ia menatap Youngmin-oppa begitu dalam.
            “Soojung-ah” Youngmin-oppa tersenyum, lalu ia berdiri. Tiba-tiba Krystal-eonnie berlari dan memeluk erat Youngmin-oppa. Hey! Ada apa ini. Apa yang mereka lakukan?
            “Youngmin-ah, aku sangat merindukanmu” DEG. Krystal-eonnie mengatakan hal absurd yang tidak pernah kuduga sebelumnya.
            “Maafkan aku karena sempat melupakanmu” DEG. Youngmin-oppa membelai rambut Krystal-eonnie dengan penuh kasih sayang. Kenapa, kenapa seperti ini. Kenapa aku merasakan sakit yang seperti ini, kenapa aku harus melihat semuanya secara langsung. Youngmin-oppa, kupikir kau hanya menyayangiku, tapi kenapa jadi seperti ini.
            Aku tidak mau mendengar lagi apa yang mereka katakan, aku pun memutuskan untuk keluar dari kamar Youngmin-oppa, aku berlari ke taman belakang villa, karena aku ingin menyendiri sekarang.
End Hayoung POV
Kwangmin POV
            Aku merasa ada yang datang, aku melirik ke arah belakang melalui ekor mataku. Aku melihatnya, maksudku Oh Hayoung. Ia sedang menangis, mungkin ia menangisi Youngmin, sama sepertiku yang merasakan sakit karena Krystal.
            “Kau juga merasakannya. Kupikir hanya aku saja yang menderita!”
            “Apa maksud sunbae? Aku tak mengerti?”
            “Aku tahu kau sakit hati karena kenyataan ini. Kenyataan bahwa Youngmin dan Krystal saling mencintai, sama sepertiku”
            “Aku tidak sesakit itu. Kau salah paham sunbae!”
            “Kau bohong. Aku bisa melihatnya dari matamu. Kau terlihat sangat sedih”
            “Nde. Kau memang benar sunbaenim. Aku memang sedih, tapi bukan itu alasannya” aku menoleh pada Hayoung. Apa maksudnya?
            “Aku sedih karena orang yang kusayangi dan kucintai ternyata mencintai orang yang sama” mwo? Apa yang sudah ia katakan. Apa maksud dari yang disayangi dan yang dicintainya?
            “Apa maksudmu?”
            “Aku sangat menyayangi Youngmin-oppa karena ia sudah mengajariku banyak hal, ia sudah kuanggap seperti kakakku sendiri. Melihat kedekatannya dengan Krystal-eonnie membuatku cemburu, karena kupikir selama ini Youngmin-oppa hanya memperhatikanku, tapi ternyata tidak. Mungkin aku terdengar sedikit egois, tapi sekarang aku bahagia karena pada akhirnya Youngmin-oppa bisa bertemu lagi dengan orang yang dicintainya” jelas Hayoung panjang kali lebar.
            “Lalu jika maksudmu Youngmin adalah orang yang kau sukai,  lalu siapa orang yang kau cintai? Apa mungkin dia_” cih! Aku tak bisa melanjutkan ucapanku, hal ini terlalu sulit dan abstrak, aku sendiri tak bisa untuk menerkanya.
            “Kwangmin-sunbae adalah inspirasi bagiku. Tanpa kau tahu aku selalu memperhatikanmu sedari dulu. Aku menyukai semua yang ada pada dirimu. Aku selalu menonton seluruh pertandingan olahraga yang kau ikuti. Aku sering datang kerumahmu dengan alasan ingin belajar pada Youngmin-oppa, padahal aku hanya ingin bertemu denganmu. Aku masuk ke sekolah yang sama denganmu agar aku selalu bisa melihatmu. Ketika aku melihat Kwangmin-sunbae berlari, aku merasa mempunyai impian dan kekuatan, saat itu aku tahu bahwa impian tanpa adanya kerja keras tidak akan pernah terwujud. Aku menyukai Kwangmin-sunbae yang selalu bekerja keras, saat itu juga aku berpikir bahwa aku juga harus berkerja keras agar aku bisa meraih semua mimpiku. Pada saat yang sama rasa sukaku padamu berubah menjadi cinta. Tapi semua harapanku pupus saat kau bersikap dingin padaku. Karena aku merasa kau begitu membenciku!” aku sangat syok! Apa yang dia katakan? Apa ini nyata? Seorang Oh Hayoung yang kupikir menyukai Youngmin ternyata malah menyukaiku bahkan mencintaiku?
            Tiba-tiba saja Hayoung akan beranjak pergi, tetapi aku menahan lengannya dan memeluknya dari belakang.
            “Jangan menyerah. Jangan pergi, tetaplah menjadi Oh Hayoung yang dulu, Oh Hayoung yang mencintaiku. Arrachi!” aku merasakan ia mengangguk lalu aku membalikkan tubuhnya agar mengahadapku.
            “Mulai sekarang kau harus memanggilku Kwangmin-oppa. Dan kau tahu apa tugasmu?” aku menggantungkan pertanyaanku agar dia penasaran, kemudian ia menggeleng.
            “Kau harus menemuiku dikelas setiap hari saat jam istirahat. Arrachi!”
            “Arra. Tapi untuk apa sunbae? Emm, maksudku Kwangmin-oppa” ia masih sedikit canggung dan malu-malu saat memanggilku oppa.
            “Buatlah aku mencintaimu Oh Hayoung! Aku sedang membutuhkan perhatian dari seseorang saat ini” aku mengerlingkan mataku sambil tersenyum miring, kulihat wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
            “Aish! Jinjja!” ia mengerucutkan bibirnya. Lucu sekali, aku jadi ingin menciumnya. Hehehe. . . Itu hanya terjadi dalam mimpiku.
            “Sudahlah jangan cemberut seperti itu. Lakukan saja apa yang kuperintahkan. Arraseo!”
            “Nde. Arraseo!”
            “Anak baik” aku mengelus ujung kepalanya sambil tersenyum.
            “Kwangmin-oppa, kau sangat tampan saat tersenyum, tapi sayangnya aku jarang melihatmu tersenyum” ujarnya polos.
            “Mulai sekarang aku akan selalu tersenyum untukmu” kini giliran Hayoung yang tersenyum padaku.
End Kwangmin POV
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar