Cari Blog Ini

Rabu, 04 Juni 2014

I You and Him Chapter 06



I You and Him
Author: Shin Kyona
Main Cast: Jo Kwangmin, Jo Youngmin, Oh Hayoung, Krystal Jung
Other Cast: Temukan sendiri



CHAPTER 06
            Hayoung dan Kwangmin sudah kembali ke villa dan Youngmin pun segera membukakan pintu.
            “Apa yang terjadi?” tanya Youngmin.
            “Tidak ada! Biarkan kami masuk!” Kwangmin menarik tangan Hayoung dan langsung menerobos masuk.
            “Ceritakan padaku Kwang!” pinta Youngmin, tetapi Kwangmin hanya diam. Ia malah naik ke lantai dua menuju kamarnya. Youngmin hanya menghela nafas berat ketika tidak memperoleh respon dari adik kembarnya. Akhirnya ia berinisiatif untuk meminta penjelasan pada Hayoung.
            “Young-ah, apa yang sebenarnya terjadi!”
            “Aku hanya pingsan, sehingga kami pulang telat oppa”
            “Mwo? Pingsan? Bagaimana mungkin hal  seperti itu bisa terjadi? Apa Kwangmin tidak mengajakmu beristirahat?” tanya Youngmin dengan mimik wajah penuh dengan kekhawatiran.
            “Oppa-ya! Kau terlalu berlebihan, aku hanya sedikit kelelahan. Lagi pula Kwangmin-sunbae sudah menolongku ketika aku pingsan!”
            “Syukurlah! Sebaiknya kau segera mandi dan tidur! Pasti kau sangat lelah bukan?” Youngmin mengantar Hayoung ke kamarnya.
            “Nde Youngmin-oppa, gomawo!” Hayoung tersenyum.
            “Selamat beristirahat Hayoung-ah!” ujar Youngmin ketika Hayoung sudah sampai di depan kamarnya.
            “Nde oppa. Kau juga harus beristirahat!” balas Hayoung, kemudian ia segera masuk ke dalam kamarnya.
Skip Time
            Pagi telah datang. Kwangmin selalu bangun lebih dulu daripada Youngmin. Ia pergi ke teras villa untuk menghirup udara segar.
            “Kwang! Akhir-akhir ini kau jadi sering menghindar dariku!” kata Krystal yang tiba-tiba datang.
            “Apa aku harus memberikan suatu alasan?” balas Kwangmin tanpa menatap Krystal.
            “Tentu saja! Aku memerlukan alasan yang jelas! Aku merasa tak nyaman karena kau terus-terusan menghindariku!”
            “Kurasa kau sudah tahu alasannya!”
            “Apa karena aku menolakmu!” Kwangmin hanya diam ketika Krystal membahas tentang suatu hal yang telah membuatnya hancur berkeping-keping.
            “Kenapa kau hanya diam!” Krystal mengatakannya dengan sedikit berteriak.
            “Apa kau pikir ada alasan lain!” Kwangmin mengatakannya tidak kalah keras. ”Apa kau pikir aku akan berlaku baik padamu setelah kau menghancurkanku!” Kwangmin semakin termakan oleh emosinya. Kini ia sudah menghadap Krystal dan menatapnya tajam. “Di dunia ini tidak akan pernah ada namja yang berlaku baik pada yeoja yang telah menolak cinta tulusnya!”
            “Mianhae” Krystal hanya bisa tertunduk sedih.
            “Apa? Jadi orang yang sudah berani menolak Kwangminnie itu adalah kau Krystal-ssi? Aku sungguh tak menyangka! Kupikir selama ini kau adalah orang yang baik dan dekat dengan adikku!” tiba-tiba Youngmin datang dan mengatakan hal tersebut. Krystal dan Kwangmin menoleh ke arahnya.
            “Youngmin-ssi, jangan salah paham!” Krystal terlihat kebingungan ketika melihat mimik marah Youngmin. Melihat perubahan Krystal, Kwangmin menjadi semakin curiga.
            “Ada apa sebenarnya” batin Kwangmin.
            “Krystal-ssi, aku sudah berjanji pada diriku sendiri. Aku tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakiti Kwangminnie termasuk diriku sendiri!” Kwangmin terperangah saat Youngmin mengatakan itu pada Krystal, sekarang ia sedang berpikir kalau Youngmin benar-benar menyayanginya.
            “Lalu apa kau akan membenciku karena aku telah menyakiti adik kesayanganmu!” tiba-tiba Krystal menangis. Kwangmin menjadi semakin tidak mengerti.
Kwangmin POV
            Aku menjadi semakin tidak mengerti dengan keadaan ini. Kenapa Krystal menangis hanya karena Youngmin membelaku. Ada apa dengannya.
            “Kurasa aku akan mulai membencimu mulai detik ini!” Youngmin mengatakan hal itu pada Krystal kemudian ia berlalu pergi.
            “Youngmin-ah! Apa kau benar-benar lupa padaku! Apa kau benar-benar tidak tahu atau hanya pura-pura tak tahu!” Krystal berteriak memanggil Youngmin dengan sebutan yang berbeda dari biasanya. Hey! Ada apa dengan Krystal? Kenapa dia terlihat begitu hancur.
            Kulihat Youngmin menoleh dan menatap Krystal heran.
            “Apa maksudmu? Lupa? Eh! Lucu sekali, padahal kita baru saja kenal!” Youngmin mengatakannya tanpa beban. Kulihat air mata Krystal mengalir semakin deras. Hei? Soojung-ah! Kenapa kau menjadi seperti ini. Apa ada hal yang sudah kulewatkan tentangmu, aku merasa menjadi orang paling bodoh saat ini.
            “Sudah kuduga, kau pasti telah melupakanku, bahkan kau tak mengigat janjimu. Kau pernah mengatakan kalau kau ingin bertemu denganku lagi. Kau juga pernah mengatakan saat kita bertemu lagi, kau akan mengutarakan semua hal yang saat itu belum sempat kau ucapkan! Apa kau tak ingat?” apa yang baru saja ku dengar? Apa-apaan ini. Apa Youngmin dan Krystal pernah bertemu sebelumnya. Jika iya, kenapa Youngmin tak mengingat Krystal.
            “Arrggghhhh. . . Hentikan!” tiba-tiba Youngmin tersungkur sambil memegangi kepalanya. Tiba-tiba Hayoung datang dan menghampiri Youngmin.
            “Oppa! Apa yang terjadi padamu!” Hayoung memangku kepala Youngmin. Aku tidak tahu harus melakukan apa. Aku masih terlalu bingung dengan keadaan saat ini.
            “Kwangmin-sunbae! Kenapa kau hanya diam! Cepat bantu Youngmin-oppa!” Hayoung memarahiku.
End Kwangmin POV
Youngmin POV
            Arrggghhhh. . . Kepalaku sakit sekali. Kenapa tiba-tiba aku merasa tak asing dengan kata-kata Krystal. Rasanya hatiku sakit sekali ketika melihat air matanya. Arrggghhhh. . . Apa yang sebenarnya sedang terjadi padaku. Semakin aku mencoba mengingat tentang seluruh kejadian yang pernah kulewatkan, kepalaku menjadi semakin sakit.
End Youngmin POV
Flashback
            “Soojung-ah, aku harus kembali ke Korea. Aku sangat ingin bertemu denganmu lagi pada suatu hari nanti. Dan aku akan mengatakan semua perasaanku padamu jika kita dipertemukan lagi. Aku janji!” Youngmin mengatakan sebuah pesan pada Krystal sebelum ia pergi.
            “Kupegang janjimu Youngmin-ah. Aku akan menagih janjimu jika kita bertemu nanti!” Krystal tersenyum pada Youngmin.
            “Ingatkan aku jika aku terlupa akan janjiku!” Youngmin membalas senyum Krystal.
            “Aku pasti akan selalu mengingatkanmu”
End Flashback
            “Soojung-ah! Mianhae. . .” itulah kalimat terakhir yang Youngmin katakan sebelum akhirnya jatuh pingsan.
            “Kwangmin-sunbae! Cepat bantu aku membawa Youngmin-oppa ke kamarnya!” pinta Hayoung pada Kwangmin. Lalu mereka berdua memapah Youngmin yang tak sadarkan diri dan membawanya ke dalam kamar sedangkan Krystal hanya terdiam mematung.
            Setelah selesai mengantar Youngmin ke kamarnya, Kwangmin menarik tangan Krystal dan membawanya ke taman belakang villa.
            “Katakan padaku! Apa hubunganmu dengan Youngmin!” Kwangmin menuntut penjelasan Krystal.
            “Kau pasti tahu, kalau tahun lalu Youngmin menjadi siswa pertukaran dengan seorang pelajar dari San Fransisco. Sebenarnya ia menjadi siswa disekolahku selama 3 bulan, karena ia bertukar dengan Govin Leonard yang waktu itu juga menjadi siswa di sekolahmu selama 3 bulan bukan? Sejak saat itu aku dan Youngmin mulai berteman, mungkin karena aku adalah orang Korea, sehingga ia lebih leluasa untuk berkomunikasi denganku. Aku sangat nyaman dengannya. Hubungan kami semakin dekat dari hari ke hari dan kurasa aku mulai menyukainya saat itu dan hingga saat ini juga aku masih menyukainya. Aku selalu dianggap aneh oleh orang-orang disekitarku, mungkin karena ras kami berbeda. Aku pernah putus asa dan tidak masuk sekolah beberapa hari karena mereka selalu mengejekku, tapi saat itu Youngmin datang, ia selalu menyemangatiku, menjadi penopangku, dan memberiku dorongan agar aku tidak mudah putus asa lagi. Hingga saat itu tiba, Youngmin dan aku harus berpisah karena masa pertukaran pelajarnya telah habis. Ia pernah mengucapkan sebuah janji padaku bahwa kita akan bertemu lagi dan pada saat itu juga ia akan mengungkapkan seluruh perasaannya padaku. Aku sangat sedih dan kesepian dengan kepergiannya hingga aku memutuskan untuk pindah ke Korea saat kenaikan kelas. Aku sengaja pindah ke sekolah Youngmin agar kami bisa bertemu. Saat itu aku bertemu denganmu, kupikir kau adalah Youngmin karena wajah kalian sangat mirip, tapi aku heran kenapa kau tidak mengenaliku sekalipun aku mengatakan nama Korea-ku padamu, karena yang Youngmin kenal adalah Jung Soojung bukan Krystal Jung. Dan pada saat itu juga aku menyadarinya kalau kau bukanlah Youngmin, tetapi Kwangmin yang tak lain adalah kembarannya Youngmin. Aku selalu berusaha untuk menemui Youngmin dan berusaha menyapanya, tapi ia malah mengabaikanku dan bersikap seolah tak mengenalku. Saat itu juga aku berpikir bahwa Youngmin telah melupakanku dan juga janjinya” Krystal menceritakan masa lalunya dengan Youngmin pada Kwangmin. Kwangmin terlihat syok saat mendengar cerita Krystal.
            “Baiklah! Sekarang aku sudah tahu semuanya. Mulai saat ini aku tidak akan menganggumu lagi dan carilah kebahagiannmu bersama Youngmin!” setelah mengatakan itu, Kwangmin pergi dari hadapan Krystal. Tapi tiba-tiba ia membalikkan tubuhnya lagi, sepertinya ia lupa mengatakan satu hal pada Krystal.
            “Youngmin tidak pernah melupakanmu! Youngmin sangat menyukaimu, aniyo aniyo, tapi dia sangat mencintaimu. Hanya saja saat itu ia pernah mengalami kecelakaan mobil hingga ada sebagian dari ingatannya yang hilang. Mungkin ingatan tentangmu termasuk dalam ingatannya yang hilang” kini giliran Krystal yang terlihat syok mendengar penuturan Kwangmin. Kemudian Kwangmin berbalik lagi meneruskan langkahnya.
            “Pantas saja Youngmin tidak mengingatku. Maafkan aku Youngmin-ah karena aku telah menuduhmu yang bukan-bukan. Aku harus menemui Youngmin sekarang juga!” batin Krystal. Ia kembali ke villa untuk menemui Youngmin.
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar